Yansen Imbau Tak Hanya Wajib Sehat, Tapi Juga Kreatif dan Inovatif

MALINAU – Tidak ingin masyarakatnya tenggelam terlalu dalam di tengah pandemik covid-19, Bupati Malinau Drs. Yansen TP M.Si, akhirnya melakukan rapat video conference (Vicon) untuk pertama kalinya bersama dengan seluruh OPD, Camat, Kepala Desa hingga Ketua RT Malinau, guna membahas tatanan pola hidup baru agar masyarakat Malinau bisa kembali bangkit.

Meskipun vaksin dari covid-19 sendiri belum ditemukan hingga saat ini, namun bukan berarti harus ditakuti keadaannya. Menurut bupati 2 periode itu, mengubah tatanan pola hidup lah cara terbaik untuk masyarakat agar bisa melawan semua dampak dari covid-19.

“Mencegah lebih baik dari mengobati, jika kita hidup dengan pola yang sehat seperti jaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan dan rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hingga makan, makanan yang sehat, Saya yakin, jangankan covid-19, dari penyakit lain pun kita akan selamat,” ujar Bupati Malinau yang akrab disapa Yansen TP ini.

Yansen TP juga menegaskan kepada seluruh jajarannya, kalau rumusan pola tatanan hidup sehat, inovatif dan kreatif ini dianggap sangat perlu dilakukan agar Malinau dapat bangkit dari keterpurukan.

“Tema ini kita ambil karena kita tidak hanya wajib sehat saja. Tapi kita harus kreatif dan inovatif agar sektor ekonomi dapat bangkit dan psikologis masyarakat juga kembali kuat,” pungkasnya.

Agar rumusan itu dapat berjalan dengan cepat, Yansen TP pun meminta kepada seluruh jajaran pemerintahannya dari yang paling atas hingga yang paling bawah untuk bisa kompak mengejar rencana itu. Agar kondisi Malinau bisa cepat kembali pulih.

“Dalam 10 hari agenda ini sudah harus bisa dilakukan. Dan itu dimulai dari tingkatan RT ini, karena jika dari pondasi kita sudah kuat, kreatif dan inovatif, maka pemerintah atas seperti saya dan jajaran saya pasti juga akan semakin kuat karena didukung oleh masyarakat,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Osarade

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *