benuanta.co.id, BULUNGAN – Kepemimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kaltara periode 2016-2020 telah berakhir. Ketua DPD HKTI Kaltara dijabat oleh Udin Hianggio resmi berganti kepada Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.
Udin Hianggio menjelaskan selama dirinya menjabat Ketua DPD HKTI Kaltara belum bisa berbuat banyak. Selain bekerja sebagai Wakil Gubernur Kaltara periode 2015-2021 juga karena kesibukan lainnya.
“Saya juga memohon maaf selama saya menjadi Ketua DPD HKTI Kaltara belum bisa berbuat apa-apa,” ucap Udin Hianggio kepada benuanta.co.id, Kamis 11 November 2021.
Namun dirinya yakin dengan komitmen Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menjadi Provinsi Kaltara sebagai lumbung pangan nasional. Maka untuk mewujudkan itu, Gubernur Kaltara siap dan setuju untuk memimpin HKTI Kaltara periode 2021-2025.
“Insya Allah apa yang menjadi harapan dan cita-cita pak Gubernur, bisa diwujudkan untuk menjadikan Kalimantan Utara menjadi lumbung pangan nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Kaltara Drs Zainal Arifin Paliwang mengatakan jika HKTI merupakan wadah besar bagi petani Indonesia. HKTI memiliki peran yang sangat besar, karena selain urusan bertani namun juga menjadi organisasi yang turut serta membangun ketahanan pangan.
“HKTI juga sebagai wadah kemandirian pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Saya bersyukur HKTI di Provinsi Kaltara telah terbentuk sejak tahun 2016,” ujarnya.
Kata dia, kepengurusan HKTI Kaltara yang baru memiliki tantangan tersendiri. Gubernur menjelaskan jika dirinya selama menjabat akan berbeda dengan kepengurusan sebelumnya.
“Kepengurusan HKTI yang baru haruslah kuat dan mampu melanjutkan bahkan meningkatkan program dari pengurus yang sebelumnya,” paparnya.
Dia melihat jika potensi pertanian di Provinsi Kaltara di setiap daerah sangat besar dan masih produktif. Tak hanya itu, Kaltara memiliki produk pertanian dan perkebunan yang beraneka ragam. Bahkan kelak Kaltara menjadi penyanggah ibu kota negara yang baru di Kaltim.
“Kita harus bersiap dan dapat memanfaatkan peluang dan potensi tersebut. HKTI harus mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kaltara untuk memajukan petani dan pertanian. Juga turut mendukung ketahanan pangan Kaltara dan mari tingkatkan konsumsi pangan lokal,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







