Pemprov Kaltara Sambut Positif Rencana Jokowi Rehabilitasi 600 Hektare Mangrove

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kaltara, bakal menindaklanjuti langkah Presiden Joko Widodo yang akan merehabilitasi 600 ribu hektare dalam tiga tahun ke depan.

Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum melalui Sekretaris Provinsi Kaltara, H. Suriansyah menilai kedatangan Presiden Joko Widodo bersama para dubes itu salah satunya untuk mendukung program peduli lingkungan di Bumi Benuanta.

“Harapannya para negara-negara yang bersangkutan dapat mendukung program lingkungan hidup Kaltara, salah satunya penamaan mangrove,” ungkap H. Suriansyah kepada benuanta.co.id pada Senin sore, 18 Oktober 2021.

Pemprov Kaltara memperkirakan program penanaman mangrove akan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Baca Juga :  Buruan Daftar! Pemprov Kaltara Fasilitasi Mudik Lebaran Gratis 

Dikatakan H. Suriansyah, negara-negara yang hadir diwakili oleh dubes tersebut sebagian besar memiliki hutan, namun tidak memiliki hutan mangrove.

Pemberitaan sebelumnya, Presiden menanam mangrove bersama sejumlah duta besar negara sahabat dan masyarakat di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa, 19 Oktober 2021.

Penanaman mangrove di Kabupaten Tana Tidung ini merupakan upaya rehabilitasi hutan mangrove yang perlu diperbaiki.

“Kita tanam kembali sehingga yang pertama ini akan menjaga dari gelombang air laut yang ada, intrusi air laut, kemudian juga menjaga habitat dari spesies-spesies yang ada di hutan mangrove dan sekitar hutan mangrove,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas penanaman.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Resmikan USB SMA Negeri 5 dan Sarpras SMK Negeri 4 di Tarakan

Presiden menjelaskan, di Kalimantan Utara ini ada 180 ribu hektare hutan mangrove yang akan direhabilitasi oleh pemerintah. Presiden menargetkan rehabilitasi hutan mangrove di Kalimantan Utara bisa mencapai 600 ribu hektare dalam tiga tahun ke depan.

“Target kita dalam tiga tahun ke depan agar kita perbaiki, kita rehabilitasi sebanyak 600 ribu hektare dari total luas hutan mangrove kita yang merupakan hutan mangrove terbesar di dunia (seluas) 3,6 juta hektare,” tandasnya.

Baca Juga :  Penyidikan Perkara Tambang, Kejati Kaltara Geledah 5 Instansi di Kabupaten Nunukan

Para duta besar yang turut menanam pada kesempatan tersebut yaitu Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolecek beserta istri, Duta Besar Cili untuk Indonesia Gustavo Nelson Ayares Ossandon, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Jari Sinkari, Wakil Duta Besar Brazil untuk Indonesia Daniel Barra Ferreira, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen.

Turut hadir mendampingi Presiden yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, dan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.(*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *