TARAKAN – Masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan Covid varian baru yang telah masuk di tanah air, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebut vaksin sinovac berpengaruh melawan virus varian baru tersebut.
Ketua IDI Kaltara, dr. Franky Sientoro mengatakan, varian Covid jenis baru atau yang disebut dengan Covid B117, diduga berasal dari Benua Eropa yaitu negara Inggris.
“Virusnya diduga berawal dari inggris, karena lahirnya Corona memang berawal dari Eropa. Informasi terakhir varian baru tersebut sudah sampai di Indonesia lalu di Balikpapan, dan dua minggu lalu sempat ada info berada di Tanjung Selor,” ujar dr. Franky, Selasa (23/3/2021)
Dijelaskan dr. Franky, Covid B117 secara teori ilmiahnya lebih cepat menular, dampak atau resiko bagi orang yang tertular virus tersebut relatif lebih berat.
“Tapi kita bersyukur dengan vaksin Sinovac yang disebar di Indonesia masih memberi respon dengan varian baru ini, jadi dengan antibodi yang disuntik sekarang akan aman saja,” terangnya.
“Virus ini juga merupakan mutasi dari Covid-19 itu sendiri, jika mempelajari tentang virus, memang cepat sekali bisa berubah, dan perubahannya cukup sulit untuk dikejar, terutama dengan obat pasti kita kalah,” tambahnya.
Selain itu, cara untuk mendeteksi Covid B117 juga menggunakan alat yang serupa dengan pendeteksi Covid-19 yakni dengan metode SWAB, dan dapat dicegah dengan protokol kesehatan.
“Sampai saat ini belum ada obat untuk Covid-19, termasuk varian jenis baru ini, penangkalnya hanya dengan menggunakan suntik vaksin dan protokol kesehatan. Tidak ada obat khusus, hanya mengandalkan kekebalan tubuh yang spesifik seperti vaksin,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli







