benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Seiring meningkatnya realisasi investasi di Kaltara turut diikuti kebutuhan tenaga kerja. Hal itu disampaikan pejabat Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Kaltara Rahman.
Menurutnya, pada tahun 2021 jumlah kegiatan proyek yang berjalan sebanyak 834 proyek untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 111 proyek untuk Penanaman Modal Asing (PMA).
“Semuanya ada 945 proyek pada tahun 2021, jadi kenaikan nilai investasi ini memang secara tidak langsung membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat,” kata Rahman pada Selasa, 16 Januari 2024.
Sedangkan untuk tahun 2022 sekitar 675 untuk PMDN dan 137 untuk PMA. Secara keseluruhan berada pada angka 774 kegiatan realisasi investasi.
“Sehingga pada kegiatan-kegiatan inilah Pemprov Kaltara menyerap tenaga lokal untuk bekerja, sehingga hal ini juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Sementara untuk penyerapan pekerja, menurut data DPMPTSP Kaltara, pada tahun 2021 jumlah tenaga kerja pada PMDN sebanyak 1.507 orang dan PMA sebanyak 1.547 tenaga kerja.
Sedangkan untuk tahun 2022 sendiri, melalui PMDN Pemprov Kaltara berhasil menarik 3.826 tenaga kerja dan melalui PMA, 1.202 tenaga kerja.
“Ribuan tenaga lokal kita tarik untuk bekerja dan jumlah ini kemungkinan besar juga akan meningkat pada tahun 2023 dimana kita memproyeksikan penarikan jumlah tenaga kerja yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







