Gubernur Kaltara Apresiasi Kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan

benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan yang di adakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Dalam sambutannya yang di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Utara, H. Suriansyah menyampaikan, para nelayan merupakan salah satu penopang ekonomi negara dan daerah.

“Apalagi di Kaltara tentu masyarakat nelayan kami sangat berkontribusi oleh karena itu kami sangat berterima kasih,” ujarnya Suriansyah, Kamis (112/10/2023).

Baca Juga :  BAZNAS Kaltara Targetkan Penghimpunan ZIS Rp 10 Miliar pada 2026

Ia pun berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan lagi oleh BMKG pusat dengan skala yang lebih besar lagi untuk para nelayan Kaltara karena kontribusinya tidak hanya untuk Kaltara tetapi juga Indonesia.

“Kaltara ini lautannya kurang lebih 13 persen, kurang lebih 11 ribuan kilo meter persegi tentu banyak nelayan kita hingga ribuan yang bekerja dilaut dan kita pasti, yakin kontribusi nelayan untuk Kaltara begitu besar. Oleh karena itu, kita harus melindungi,” jelasnya.

Baca Juga :  Gerhana Bulan Total Terlihat di Langit Kaltara Besok! Berikut Waktu Perubahan Fasenya

Lanjutnya, mudah-mudahan pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan selama pelatihan akan sangat bermanfaat terutama untuk menjaga keselamatan para nelayan kita yang ada dilaut.

Terpisah, Kepala Pusat Database BMKG Pusat, Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, Sekolah Lapang Cuaca merupakan salah satu program BMKG khususnya pusat meteorologi maritim dalam rangka mendekatkan diri dengan nelayan untuk meningkatkan produktivitas tangkapan ikan dan keselamatan para nelayan.

“Jadi dalam berlayar itu, nelayan harus memahami informasi dari BMKG sehingga di samping dia mendapatkan tangkapan yang baik juga selamat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Resmi Terapkan WFH di Hari Jumat bagi ASN

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan, M Sulam Khilmi menambahkan hal ini untuk meningkatkan pemahaman para nelayan karena mereka adalah pelaku yang berada di lapangan.

“Kawan-kawan diajari membaca aplikasi, membaca data. Di sana bisa mengenali di mana spot ikan itu berada jadi tidak perlu ke sana-kemari mencari ikan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *