Marak Kasus Curanmor, Polres Malinau Imbau Gunakan Kunci Ganda

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Maraknya Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) selama beberapa pekan ini, buat Kepolisian Resor (Kapolres) lakukan tindakan antisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban Curanmor.

Kapolres Malinau, AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Malinau, IPTU Reginald Yuniawan Sujono menghimbau kepada lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten Malinau agar tetap waspada dan berhati-hati dalam menjaga kendaraan dalam segi keamanan.

“Kita berikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kasus Curanmor yang akhir-akhir ini marak terjadi. Simpanlah motor ditempat yang aman, gunakan kunci ganda saat terparkir didalam ataupun diluar rumah maupun di tempat umum serta tidak meninggalkan kendaraan dengan kunci masih di motor. Ingat, kejahatan bukan semata-mata karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan,” kata Kasat Reskrim Polres Malinau pada Sabtu, 25 Mei 2025

Baca Juga :  Kasus Brigpol Sigit Utomo Masih Disidik, Kapolres Tarakan: Komitmen Bersih-bersih Oknum

Ia menerangkan aksi Curanmor yang terjadi di Kabupaten Malinau kini kian marak, bahkan sudah melibatkan jaringan Curanmor antar Provinsi dan tentunya sangat meresahkan bagi warga ataupun masyarakat, khususnya di Kabupaten Malinau.

Oleh karena itu Iptu Reginald menambahkan, salah satu cara untuk menekan atau menghindari kendaraan dicuri ialah dengan selalu mengamankan tempat kontak atau kunci motor menggunakan safety lock, sehingga tidak ada benda yang bisa menjangkau tempat kunci motor yang biasa dirusak oleh pelaku Curanmor.

Baca Juga :  Diduga Terkait TPPU Narkotika, Kliennya Ditahan Bareskrim

“Para pelaku pencurian ini sudah jelas banyak akalnya, jadi masyarakat dihimbau harus berperan aktif dalam menekan angka kriminalitas jenis Curanmor ini, seperti dengan memperhatikan keamanan kendaraan yang bisa ditambahkan kunci pengaman tambahan di bagian cakram motor maupun menggunakan safety lock,” terangnya lagi.

“Karena hal itu berguna untuk menyulitkan para pelaku membawa kendaraan yang akan dicuri. Karena sangat banyak cara yang dilakukan pelaku Curanmor untuk melancarkan aksi kejahatan mereka, salah satunya dengan merusak tempat kunci motor menggunakan obeng atau alat lain,” tambahnya.

Selama sebulan terakhir, Iptu Reginald mengaku sudah menyelesaikan beberapa kasus Curanmor dan menerina beberapa laporan dari masyarakat terkait Curanmor. Oleh karena itu iapun mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati.

Baca Juga :  Bobol Rombong Pinggir Jalan Gajah Mada, Aksi Tiga Pria Terekam CCTV

“Beberapa kasus berhasil kita selesaikan denga puluhan barang bukti motor, salah satunya ialah jaringan Curanmor antar Provinsi dan Curanmor di Lapangan Padan Liu Burung. Makanya sebelum menjadi korban masyarakat juga harus mengantisipasinya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Osarade

Osarade: Nicky Saputra 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1970 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *