Satu-satunya Akses Penghubung Dibenahi di Krayan Selatan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Warga gotong royong membenahi jembatan penyebrangan di Kampung Fa Budai, Desa Part Lanjut, Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada 15 Mei 2024.

Dampak hujan beberapa hari secara berturut-turut, menyebabkan jembatan Sungai Fa Budai meluap, membuat bambu dan kayu banyak yang tersangkut di jembatan tersebut.

Hendri Elisa Paren, warga Kecamatan Krayan mengatakan kembali melakukan “Gerakan Bangun Desa” bersama TNI, Polri dan masyarakat Krayan Selatan untuk membenahi jembatan penyebrangan Fa Budai. Ini terjadi karena dampak hujan yang berkepanjangan, air sungai meluap sehingga kayu dan bambu banyak yang tersangkut di jembatan tersebut.

Baca Juga :  DKISP Nunukan Sebut Starlink Solusi Blank Spot di Pedalaman

“Menghindari rusak parah, kami bergotong royong membenahi membuang kayu yang tersangkut di jembatan,” kata Hendri, Ahad 19 Mei 2024.

Lanjutnya, kerja swadaya gotong – royong merupakan gerakan terus menerus di daerah tersebut. Walaupun jauh dari perkotaan tidak memudarkan semangat mereka untuk trus bergerak, berinovasi bangun desa untuk negeri.

Jembatan menuju SMN 1 Krayan Selatan ini adalah jembatan satu-satunya akses penyebrangan yang digunakan masyarakat menuju ibu kota kecamatan dan juga akses sehari-hari untuk beraktivitas.

Baca Juga :  Aktivasi IKD di Nunukan Baru Capai 3.521 Penduduk

“Jembatan ini adalah akses sehari-hari yang kami digunakan menuju sekolah SLTA, SPBU yang ada di Krayan Selatan,” jelasnya.

Sementara jembatan ini terbuat dari kayu papan yang dirancang oleh masyarakat. Masih dengan pola-pola tradisional, dengan semangat kerja dengan mengoptimalkan potensi yang ada.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *