Belum Rampung Sejak 2022, Bronjong Kedaung Tersendat Masalah Lahan

benuanta.co.id, BERAU – Pembangunan bronjong yang berlokasi di Jalan Kedaung, Kelurahan Sei Bedungun hingga kini belum juga dilanjutkan. Sejak penanganan terakhir pada 2022 lalu, masalah lahan disebut sebagai kendala terbesar tidak dilanjutkan lagi pembangunan itu.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Melly mengatakan permasalahan lahan itu muncul mengingat permukiman penduduk lebih dahulu dibangun dari pada bronjong tersebut.

Baca Juga :  Pria 31 Tahun di Teluk Bayur Meninggal Dunia Minum Racun

“Apalagi rumah-rumah warga sudah mepet sekali. Semuanya juga pada mengamankan posisinya masing-masing. Kalau dibuka salurannya lagi, justru semakin banjir,” ungkapnya Jumat (17/5/2024).

Diakuinya, tahun ini memang terdapat anggaran untuk penanganan banjir di wilayah Bedungun.

“Namun, anggaran itu tidak dimaksud untuk melanjutkan konstruksi fisik bronjong dan anggaran fisik itu sekitar Rp 29 miliar lebih tapi bukan untuk konstruksi fisik bronjong,” tegasnya.

Baca Juga :  Pria 31 Tahun di Teluk Bayur Meninggal Dunia Minum Racun

Ke depan, tambahnya, penanganan banjir di Kedaung memang tidak bisa diharapkan saja dari pembangunan bronjong atau drainase yang sudah dibangun.

“Soalnya banjir hanya bisa dilakukan bila semua pihak mampu bekerja sama.Karena banjir ini faktor alam. Kita hanya mampu meminimalisir. Sehingga kalau alam sudah kita rusakin, wilayah resapan air juga sudah mulai berkurang maka pastinya banjir sukar diatasi,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Pria 31 Tahun di Teluk Bayur Meninggal Dunia Minum Racun

Reporter: Georgie

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1987 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *