Harga Beras Premium Terpantau Turun

benuanta.co.id, Tarakan – Meski sempat terjadi kenaikan harga beras beberapa waktu lalu. Saat ini harga beras terpantau turun lantaran bermunculan beberapa merk beras baru di pasar. Di antaranya beras merk premium dan Bulog dengan harga yang terjangkau yang kini laris dibeli konsumen di Pasar Tenguyun, belakangan ini.

Penurunan harga beras ini pun cukup disambut baik warga jelang Hari Raya Idul Adha. Pasalnya, beberapa merk beras premium mengalami penurunan hingga Rp10 ribu yang biasanya dalam sekilo dijual dengan harga Rp14 ribu per kilo.

Eka, salah seorang warga Kampung Empat yang ditemui benuanta.co.id saat berbelanja mengaku lega dengan harga beras yang berangsur turun dari harga biasanya. Terlebih, kenaikan harga beras baginya terkadang dibarengi dengan kenaikan harga bahan pokok lainnya.

Baca Juga :  Maknai 29 Tahun Perjalanannya, Telkomsel Berkomitmen untuk Maju Serentak Berikan Dampak bagi Indonesia

“Biasanya kalau beras naik, kadang harga minyak atau gula juga ikut naik. Ya terkadang harga beras ini kalau bisa jangan sering ikut naik. Tapi saya baru belanja merk lain lebih murah dari merk beras yang biasanya saya belanja, syukurlah,” aku Eka usai berbelanja di Pasar Tenguyun pada Jumat, 10 Mei 2024.

Mengenai beberapa merk beras premium dengan harga terjangkau ini, juga diakui Sartika salah seorang pedagang di Pasar Tenguyun. Diterangkannya, jelang Idul Adha beberapa merk beras premium mengalami penurunan.

Baca Juga :  Kinerja APBN Terpantau Surplus

“Sebelumnya HET beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Rp 13.100 per kilogram sedangkan beras lahap Rp 17.200 per kilogram, YANG mengalami fluktuatif sejak 1 Mei 2024,” ucap Sartika.

Menurutnya penururnan harga beras ini bervariasi untuk semua merk. Beras premium, paling murah saat ini merk Mawar ukuran 10 kilogram Rp 145.000, dari sebelumnya Rp 175.000 per karung.  Sedangkan beras paling mahal merk Lahap untuk ukuran 20 kilogram seharga Rp295.000 per karung dari sebelumnya Rp325.000 per karung. Artinya terdapat kenaikan hingga Rp20.000 perkarung.

Baca Juga :  Kopi Krayan Diharapkan Berkembang

Menurut Sartika, selain beras Bulog konsumen juga mulai beralih ke beras premium yang mengalami penurunan harga, belakangan ini. Dalam sehari ia dapat menjual 5 bahkan 8 karung, ia mengaku jumlah itu tidak seperti penjualan seperti biasanya. (*)

Reporter : Rewinda Karinata

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2947 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *