Tikam Temannya sampai Tewas, S Dibekuk Polsek Tarakan Timur

benuanta.co.id, TARAKAN – Diduga terlibat pertikaian dengan temannya, membuat pria berinisial S tega menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau.

Kejadian ini terjadi sekira pukul 01.30 WITA pada Jumat, 3 Mei 2024 lalu di Jalan Binalatung RT 7 Kelurahan Pantai Amal. Saat itu, diduga kedua belah pihak dalam pengaruh minuman keras sehingga korban terlibat pertikaian dengan seseorang.

Maksud hati ingin melerai keduanya, pelaku malah terkena sasaran oleh korban. Tak terima dengan sikap korban, pelaku pun menghunuskan sebilah pisau ke arah perut korban.

“Kita awalnya dapat laporan, lalu kita datangi TKP sudah tidak ada apa-apa ternyata korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Siangnya baru dapat kabar kalau korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek Tarakan Timur, IPTU Ridho Aldwiko saat dikonfirmasi, Ahad (5/5/2024).

Baca Juga :  Jualan di Trotoar, Satpol PP Tarakan Layangkan Teguran ke Sejumlah PKL

Meninggalnya korban diduga organ dalam korban terkena tusukan pisau yang dilayangkan pelaku. Ridho melanjutkan, saat itu pihaknya belum dapat meminta keterangan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP lantaran saat kejadian seluruh saksi dalam pengaruh miras. Sehingga pada pagi hari, pihaknya baru dapat memeriksa saksi yang berasal dari keluarga dan rekan kedua belah pihak.

Sejauh ini, pihaknya telah memeriksa sebanyak 5 orang saksi yang berasal dari warga sekitar dan juga keluarga korban.

Baca Juga :  Siklon Tropis Terdeteksi di Laut Filipina, BMKG Tarakan Beberkan Dampaknya

“Yang melihat kejadian itu ya keluarga-keluarganya,” imbuh Ridho.

Diketahui, tersangka dan korban merupakan warga Pantai Amal. Namun, pihaknya masih mendalami motif pertikaian antara korban dan pelaku. Adapun sebilah pisau tersebut memang sengaja di bawa pelaku tanpa alasan yang jelas.

“Memang dua-duanya lagi mabuk saat itu. Kalau keterangan pelaku dia mengakui sempat bertikai sama korban, tapi kami masih dalami apakah memang bertikai sama korban atau sama yang lain,” sambung Ridho.

Baca Juga :  BMKG: Potensi Hujan Terjadi se Kaltara

Adapun pelaku awalnya tak dapat diidentifikasi oleh kepolisian. Namun, berkat kerjasama pihak keluarga pelaku, ia langsung diantarkan ke Polsek Tarakan Timur pada Jumat, 3 Mei 2024 siang.

“Akhirnya pelaku sendiri yang menyerahkan diri ke Polsek. Masih kita dalami juga penyebab pertikaian itu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2963 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *