Pj Wali Kota Tarakan Pastikan Perusakan Baliho Perumahan PT MKB Bukan Perintahnya

benuanta.co.id, TARAKAN – Penjabat (Pj) Wali Kota membantah adanya instruksi penurunan baliho di Perumahan Griya Oke yang berada di wilayah Perumahan DP Nol Persen Milik PT Meridhal Khair Bersaudara (MKB)

Mendengar adanya isu yang beredar terkait penurunan baliho yang menyeret namanya, Pj Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan menegaskan jika dirinya tidak pernah mengeluarkan perintah kepada siapapun termasuk Pengawal pribadi (Walpri) untuk menurunkan baliho yang dimaksud.

“Saya muslim, lillahitaala tidak ada. Saya memang melihat video Pak Khairul ada bahasa-bahasa mengarah ke saya, tapi saya akan selalu berpikir positif saja,” tegasnya, Kamis (25/4/2025).

Baca Juga :  KPU Tarakan Tunggu Putusan MK untuk Penetapan Caleg Terpilih

Ia mengungkapkan dirinya hanya ingin bekerja dengan baik, ingin fokus dan ia menegaskan dengan jelas apa yang bisa ia kerjakan maka ia kerjakan. Disinggung mengenai keberadaan Walprinya sendiri, ia mengatakan saat ini Walpri yang dimaksud sedang dalam kondisi tidak sehat.

Ia menyebutkan jika dirinya hanya meminta Walpri menjaga keaman dirinya dan keluarga saja. Tidak ada perintah atau instruksi lainnya.

“Saya rasa walpri kan sudah ada LO. Jadi secara resmi, kita resmi dari Pemkot untuk mengirim walpri dari Danrem dan Polda. Dari Polda juga ada karena tahun politik. Mungkin juga ada kadang-kadang kita bekerja baik aja bisa mungkin tidak baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Batal Diambil Jokowi, Sapi Kurban Presiden Terjual Rp 90 Juta

Ia tidak ingin berasumsi apapun terkait hal terjadi saat ini. Namun, ia akan memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satpol-PP karena ia tidak ada mengeluarkan perintah apapun yang berkaitan dengan pelepasan baliho.

“Yang jelas satu ucapan pun tidak ada. Saya bisa pastikan, saya punya adab, saya punya etika, saya orang timur, kita punya adat. Saya baru saja berkunjung ke Museum, dan ke perpustakaan minta kawan. Perpustakaan berbenah membersihkan lingkungannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tarif Terbaru Kendaraan Masuk Pelabuhan Tengkayu I Tarakan

“Saya melihat ada foto Pak Dokter Khairul masih bertuliskan Wali Kota Tarakan, saya dengan adab saya panggil kepala museum, saya bilang, ini foto dikasih tulisan Wali Kota Tarakan periode sekian. Tolong karena di situ saya minta dihargai, saya ditunjuk oleh Mendagri, jadi tolong foto saya dipasang,” pungkasnya.

Reporter: Sunny Celine

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2701 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *