Nilai Tukar Petani Selama 2023 Meningkat 0,63 Persen

benuanta.co.id,  TANJUNG SELOR – Selama tahun 2023 Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami peningkatan sebesar 0,63 persen.

Kepala BPS Kalimantan Utara Mas’ud Rifai mengatakan, peningkatan NTP dipengaruhi oleh kenaikan Indeks yang diterima petani (It) yang lebih tinggi dibandingkenaikan Indeks yang dibayar (Ib) petani, dimana It mengalami kenaikan sebesar 2,87 persen dan Ib naik lebih lambat sebesar 2,22 persen.

Peningkatan NTP disebabkan naiknya NTP pada tiga subsektor yaitu Subsektor Tanaman Pangan, Subsektor Hortikultura, dan Subsektor Peternakan dengan peningkatan masing-masing sebesar 2,05 persen, 4,04 persen, dan 1,24 persen. Sedangkan Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat dan Subsektor Perikanan mengalami penurunan masing-masing sebesar -1,01 persen dan -0,93 persen.

Baca Juga :  Triwulan I APBN di Kaltara Tersedot 30 Persen, Didominasi Belanja Pegawai

“Peningkatan NTP tertinggi yaitu Subsektor Hortikultura sebesar 4,04 persen, hal ini dipengaruhi karena It naik lebih cepat sebesar 6,33 persen dan Ib naik sebesar 2,20 persen,”katanya, Senin (22/4/2024).

kenaikan It dikarenakan naiknya It berbagai komoditas Hortikultura seperti sayur-sayuran. Sementara itu, penurunan NTP terdalam terjadi pada subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar -1,01 persen, hal ini dipengaruhi karena It naik sebesar 0,54 persen dan Ib naik lebih cepat sebesar 3,69 persen.

Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada 4 kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara selama periode Januari–Desember 2023, NTP gabungan seluruh subsektor cenderung menurun.

Baca Juga :  Maknai 29 Tahun Perjalanannya, Telkomsel Berkomitmen untuk Maju Serentak Berikan Dampak bagi Indonesia

NTP Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2023 berkisar antara 111,05 hingga 113,47 atau selalu berada di atas 100 dan sekaligus menunjukkan bahwa secara rata-rata petani di Provinsi Kalimantan Utara memiliki kemampuan daya beli yang relatif tinggi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun biaya produksi pertaniannya pada tahun 2023.

Pada awal tahun 2023 NTP Provinsi Kalimantan Utara berada pada posisi cukup tinggi yaitu sebesar 112,50. NTP Provinsi Kalimantan Utara selanjutnya mengalami peningkatan pada Februari 2023, namun kemudian mengalami penurunan pada Maret–Juli 2023.

Baca Juga :  Kopi Krayan Diharapkan Berkembang

“Nilai NTP terendah sepanjang tahun 2023 terjadi pada Juli 2023 yaitu sebesar 111,05 dengan It dan Ib masing-masing sebesar 123,84 dan 111,52 sedangkan NTP tertinggi terjadi pada Februari 2023 sebesar 113,47 dengan It dan Ib masing-masing sebesar 125,19 dan 110,33,”pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2947 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *