Seorang Anak Nyaris Jadi Korban Penculikan di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Beredar informasi melalui pesan singkat di WhatsApp bahwa seorang anak berusia 10 tahun yang beralamatkan di Jalan Pantai Regos, Kelurahan Nunukan Selatan nyaris jadi korban penculikan yang diduga dilakukan oleh tiga pria bermasker.

Saat dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut, Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasi Humas Polres Nunukan, AKP Siswati menerangkan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (18/4/2024) sekira pukul 08.00 Wita.

“Personel sudah ke rumah korban bertemu dengan orang tuanya dan korban untuk mencari tahu terakit kebenaran informasi tersebut,” terang Siswati kepada benuanta.co.id, Jumat (19/4/2024).

Siswati menerangkan, dari keterangan korban Rasid Al Fahri (10), saat itu dia sedang berada dalam rumahnya seorang diri menunggu ayahnya pulang dari kantor. Saat itu, pintu depan rumah korban dalam keadaan dikunci dari depan, sementara pintu belakang dikunci dari dalam rumah.

Baca Juga :  Terungkap! F dan S Simpan Sabu 6 Kg di Semak-Semak Hutan Pulau Kakaban

“Bapaknya korban ini kerja sebagai securty di PMJ dan saat itu dinas malam persiapan lepas dinas untuk pulang pagi, sementara ibunya yang guru saat itu sudah pergi bekerja,” ungkapnya.

Siswati menyampaikan, korban menceritakan bahwa saat itu, Ia mendengar ada suara seperti pintu yang mau di dobrak dari luar. Mendengar hal itu, korban langsung berkata “siapa” sambil membuka pintu dari dalam rumah.

“Jadi saat dia buka pintu, si anak ini melihat ada 3 orang laki-laki yang memakai masker dan langsung menarik tangan korban keluar dari rumah,” ungkapnya.

Saat itu, salah satu pria tersebut menanyakan apakah keberadaan orang tua korban berada di rumah. Namun, korban hanya diam dan tidak menjawab apa-apa.

Baca Juga :  Marak Kasus Pencurian, Polres Nunukan Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

“Si anak ini kemudian langsung di tarik dan dibawah  keluar rumah dan dibawa jalan menjauh dari rumahnya hingga di dekat hutan kota,” ucapnya.

Saat itu, lanjut Siswati, korban mengatakan melihat beberapa orang yang berada di sekitar hutan kota, sehingga korban mengambil kesempatan itu untuk berteriak meminta tolong. Takut aksinya diketahui orang, ketiga pria bermasker tersebut langsung melarikan diri dan meninggalkan anak tersebut.

“Setalah tiga pria ini kabur, korban langsung pulang kerumahnya sambil menangis. Waktu dia pulang, bapaknya sudah ada dirumah jadi korban langsung menceritakan kejadian yang dia alami itu,” jelasnya.

Sementara itu, terakit informasi yang beredar terkait dugaan kasus penculikan, Siswati mengatakan jika saat ini personel masih melakukan penyelidikan untuk mencari ketiga pria tersebut.

Baca Juga :  11 Bulan Bawa Kabur Motor Bosnya, Pemukat Rumput Laut Akhirnya Dibekuk Polisi 

“Masih kita selidiki, karena dari keterangan orang tua korban menduga bahwa kemungkinan tiga pria tersebut mau mencuri di rumahnya, makanya anak ini dibawah menjauh dari rumahnya. Namun karena anak ini berteriak makanya para pelaku yang takut langsung kabur. Tapi untuk pastinya, personel masih selidiki,” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2871 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *