RSUD JSK: Terima Kasih Kerja Sama Semua Pihak Sigap dan Tanggap Menangani Kejadian

Tarakan – Plt. Direktur RSUD dr. Jusuf S.K, dr. Budy Azis B menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dan bantuan semua pihak yang sigap dan cepat dalam menangani kejadian tersebut. Tak hanya itu saja, ia juga berterima kasih kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan yang sudah turun langsung membantu.

Atas kejadian ini, pihaknya akan melakukan evaluasi agar tidak terjadi kejadian yang sama. Termasuk akan mengevaluasi semua alat yang ada di seluruh rumah sakit termasuk pemeliharaan peralatan-peralatan yang digunakan khusus yang berada di tempat tersembunyi.

“Ini akan menjadi evaluasi yang sangat besar buat kami manajemen RS untuk memperbaiki ini karena harus mengecek ulang. Kejadian seperti ini sudah lama tidak dialami dan baru kejadian ini, kita harus belajar lagi bagaimana SOP penanganan kebakaran, asap dan lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Hujan Awet, Sejumlah Ruas Jalan di Tarakan Terendam 

Budi mengatakan dari K3 rumah sakit selalu mengecek perlengkapan yang ada di RSUD JSK tapi pihaknya masih menunggu laporan tentang penyebab kebakaran sebagai bahan evaluasi ke depannya.

Diketahui, titik pasti munculnya asap berada di lantai 3 rumah sakit. Adapun penyebab kejadian yakni sistem Air Conditioner (AC) rumah sakit yang mengalami gangguan sehingga mengakibatkan kepulan asap.

“Pastinya dari lantai 3. Bukan dari plafon tapi dari sistem AC rumah sakit. Kipas angin ini untuk proses kondensasi dari AC tersebut. Kipas angin yang terbakar. Jadi itu yang menjadi salah satu pemicunya. Fungsinya untuk mengeringkan alat AC tersebut, pendingin AC,” ujarnya.

Baca Juga :  BMKG: Potensi Hujan Terjadi se Kaltara

“Alhamdulillah saat ini sudah ada ketemu titik permasalahannya. Alhamdulillah juga tidak terjadinya kobaran api dan sebagainya (tidak ada korban),” tambahnya.

Akibat dari kejadian tersebut pihaknya mengevakuasi kurang lebih hampir 300 pasien yang ada di rumah sakit ke tempat yang lebih aman selama pencarian titik asap. Hal tersebut dilakukan karena asap yang ditimbulkan sudah sampai ke lantai 4 bahkan ke ruangan rawat inap pasien.

Tak hanya itu saja, ada 3 hingga 4 pasien yang harus di rujuk Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) karena kondisi pasien yang mengharuskan pasien tersebut dirujuk pada saat kejadian.

“Semua pasien di turunkan kecuali yang di ICU yang di lantai dua tapi tetap ada teman teman standby dan waspada, teman-teman dokter perawat dan sekuriti karena pasien membutuhkan oksigen dengan konsentrasi tingkat tinggi jadi kami tidak mengeluarkan pasien ICU. Kami sudah siap, kami punya banyak jalur evakuasi. Tadinya kan di UGD (lokasi evakuasi) tapi karena asap sampai ke lantai 4 kita tidak tahu sumbernya dimana gedung besar seperti ini. Sudah masuk di ruang rawat inap (Asap),” terangnya.(*)

Baca Juga :  Siklon Tropis Terdeteksi di Laut Filipina, BMKG Tarakan Beberkan Dampaknya

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2935 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *