DPKP Kaltara Dapat Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi 

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara mengapresiasi penambahan kuota pupuk bersubsidi untuk Kaltara.

Adanya kenaikan kuota pupuk bersubsidi ini merupakan program dari Kementerian pertanian Republik Indonesia (Kementan) tahun 2024. Dimana masing-masing kuota pupuk tiap provinsi di Indonesia ditingkatkan hingga 114 persen.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1970 votes

Atas kabar baik ini, Kepala DPKP Kaltara, Heri Rudiyono, MSi mengaku sangat antusias dengan adanya tambahan kuota pupuk bersubsidi yang sangat signifikan ini.

Baca Juga :  DPKP Kaltara Dorong Lahan Kurang Produktif Ditanam Jagung

“Tambahan kuota pupuk ini merupakan jawaban dari harapan dan doa-doa petani di Kalimatan Utara. Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas tambahan alokasi pupuk bersubsidi ini” kata Kepala DPKP Kaltara yang akrab disapa Heri pada Senin, 1 April 2024.

Ia menjelaskan dari data DPKP, Kaltara mendapatan alokasi tambahan pupuk bersubsidi yaitu Urea sebanyak 2.900 ton naik dari awal tahun 2024 yang hanya 1.697 ton. Demikian pula halnya dengan pupuk NPK yang mendapatkan alokasi sebanyak 4.472 ton naik dibandingkan awal tahun 2024 yang hanya sebesar 2.092 ton serta pupuk NPK Formula Khusus Kakao yang kenaikannya sangat signifikan yaitu sebesar 565 ton dibandingkan awal tahun 2024 yang hanya 81 ton.

Baca Juga :  DPKP Kaltara Dorong Lahan Kurang Produktif Ditanam Jagung

“Jadi memang sangat signifikan sekali kenaikan kouta pupuk bersubsidi yang kita dapatkan di Kaltara. Makanya hal ini menjadi penyemangat kita untuk lebih produktif lagi menghasilkan produksi pertanian lokal,” jelasnya.

Ia menambahkan Kenaikan alokasi ini akan segera ditindak lanjuti penyusunan alokasi untuk masing-masing kabupaten di Provinsi Kaltara berdasarkan ERDKK. Dimana tambahan alokasi pupuk ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas pertanian strategis khususnya padi, jagung, kedelai, cabe, kopi dan kakao di Kaltara.

Baca Juga :  DPKP Kaltara Dorong Lahan Kurang Produktif Ditanam Jagung

“Karena ada kenaikan kouta maka secara otomasi kouta pupuk bersubsidi di setiap Daerah Kaltara juga akan ikut bertambah. Makanya jatah pembagiannya akan kita buat ulang sesuai penambahan kouta ini,” lanjutnya lagi.

“Dan saya juga berharap agar tambahan alokasi pupuk ini dapat menjadi momentum kuat untuk penambahan areal tanam (PAT) padi dan jagung di Kaltara, seperti upaya kita dalam menambah laham baru pertanian dan jumlah petani di Kaltara,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *