Basarnas Siagakan Alutsista Jelang Cuti Lebaran

benuanta.co.id, TARAKAN – Basarnas Tarakan bersiap melakukan siaga SAR jelang cuti Hari Raya Idulfitri 2024. Sejumlah alutsista disiagakan dalam pelaksanaan cuti lebaran nanti.

Kepala Basarnas Tarakan, Syahril melalui Analis Ops Kansar Tarakan, Gigiek Sugiharto mengatakan wilayah Kaltara paling rentan dan memiliki jumlah yang tinggi untuk kecelakaan lautnya. Sehingga pihaknya tentu perlu siaga SAR guna memastikan keamanan masyarakat saat beraktivitas, terutama di perairan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2018 votes

“Juga kondisi membahayakan manusia. Untuk yang lainnya Alhamdulillah tidak ada, kalau pun ada tidak terlalu besar risikonya,” katanya, Jumat (29/3/2024).

Baca Juga :  Tak Bisa Pasang PJU di Depan Landasan, Pemkot Usahakan Cari Jalan Keluar 

Nantinya wilayah kerja Basarnas Tarakan mencakup seluruh wilayah Kaltara. Jumlah personel yang akan diturunkan untuk siaga di posko angkutan lebaran maupun di titik-titik rawan sebanyak 70 orang.

“Jadi persiapannya sebenarnya sama seperti tahun lalu, namun kita akan melakukan beberapa patroli dibeberapa titik, seperti Pantai Amal dan pelabuhan,” jelasnya.

Sementara untuk alutsista yang akan disiagakan diantaranya KN SAR Seta, Rigid Inflatable Boat (RIB), rigid buoyancy boat (RBB) dan 15 unit perahu karet. Sejumlah alutsista ini akan disiagakan dibeberapa titik seperti pelabuhan dan tempat wisata.

Baca Juga :  Polres Tarakan Berikan Dispensasi Pengurusan SIM Mati saat Libur Lebaran

“Ada juga alut darat. Nanti sistemnya ada yang mobile ada juga yang stand by di pos,” sambungnya.

Pihaknya juga telah memetakan titik patroli saat perayaan lebaran. Di antaranya lokasi yang disinyalir sangat central, seperti pelabuhan, bandara, dan tempat wisata.

Adapun nantinya pelaksanaan siaga SAR akan berlangsung pada 3 hingga 18 April 2024 mendatang.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tekankan Penanganan Volume Sampah Selama Lebaran

“Atensinya untuk di Kaltara biasanya kita fokus nya di pelabuhan, ketika penumpang naik-turun, dari sisi keamanannya, safety-nya. Juga kalau di tempat wisata terkait keamanan orang yang berwisata,” pungkas Gigiek. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *