Disdikbud Kaltara Buka PPDB di SMA 5 Tahun Ini

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) akan membuka Sekolah Menengah Atas (SMA) 5 di Kota Tarakan pada Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Pembukaan sekolah tersebut sudah masuk pada tahap pembentukan lembaga dan PPDB.

Kepala Disdikbud Kaltara, Drs. Teguh Hendry Susanto mengungkapkan saat ini pihaknya baru menyiapkan tenaga pendidik dan tenaga administrasi dari sekolah yang kelebihan tenaga pendidik.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

“Kemungkinan sementara nanti akan diampuh oleh SMA 1, SMA 4 atau SMA 2 yang jamnya kurang. Kami minta tambah bantuannya dulu sambil kami merekrut dari PPPK. Pelaksana tugas harus kami bentuk untuk melaksanakan kegiatan PPDB,” ujar Teguh.

Ia membeberkan, dibangunnya SMA 5 di Kelurahan Karang Anyar, dikarenakan wilayah tersebut memiliki penduduk yang padat dan tidak mendapatkan zonasi di sekolah mana pun.

Tak hanya itu saja, karena belum memiliki gedung sekolah, maka pelaksanaan kegiatan belajar mengajar akan dilakukan dilakukan di gedung Sekolah Dasar (SD) yang juga berlokasi di Karang Anyar.

“Masuknya siang setelah SD. Lima kelas rencana (untuk PPDB) harus terpenuhi kita akan mencarikan solusi. Untuk pembangunan SMA 5 sendiri dari Pemkot sudah menghibahkan tetapi lokasinya sangat sempit, kami tetap menerima. Selanjutnya kami menunggu hibah masyarakat sambil jalan nanti kita mencari lokasi,” jelasnya.

Jika tidak ada masyarakat yang menghibahkan lahannya, maka otomatis pihaknya harus mencari gedung. Ukuran lahan hibah yang diberikan oleh Pemkot Tarakan hanya berkisar 50 X 30 meter persegi,  sedangkan kebutuhan untuk membangun minimal satu hektare.

“Andai kata kalau tidak satu hektare, posisinya bisa dibangun bertingkat. Mungkin sekitar 700 atau 7.000 meter persegi,” ungkapnya.

Jika ada masyarakat yang mau menghibahkan lahannya minimal 1 hektare pihaknya dapat melakukan pembangunan dengan cepat. Pihaknya pun berencana akan menggunakan Dana Alokasi Pendidikan (DAP) dari kantor pusat.

“Yang penting ada dananya ada siswanya tanahnya clear bersertifikat insyaallah pusat akan membantu. Belum direncanakan (dana pembangunan) karena masih proses pembentukan lembaga dan penerimaan peserta didik baru, estimasi seperti di SMA 4 12 miliar, SMA 5 kurang lebih seperti itu juga tapi masih estimasi,” terangnya.

“Harusnya 2025 sudah bisa terbangun karena tahun 2024 lembaga, tanah sudah clear kita usulkan ke pusat. Tahun 2025 harus sudah kita realisasikan karena kelas berikutnya akan bermasalah,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *