Nasib Ketua KONI Kaltara Nasir Tergantung Hasil Musyawarah Cabor

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Muhammad Nasir siap menanggalkan jabatannya setelah berhasil memperoleh kursi di DPRD Kaltara periode 2024-2029 melalui kontestasi Pileg 14 Februari lalu.

Nasir mengatakan dirinya masih tercatat aktif sebagai Ketua KONI Kaltara masa bakti 2022-2027. Apalagi ia belum dilantik sebagai anggota dewan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2024 votes

“Sayakan belum dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltara, sehingga saya juga masih memiliki kewajiban untuk menyelesaikan tugas-tugas saya yang ada di KONI Kaltara,” ungkap Nasir pada Kamis, 21 Maret 2024.

Baca Juga :  DPMD Kaltara Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi

Adapun nasibnya sebagai pengurus KONI Kaltara, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus cabang olahraga yang ada di KONI untuk melakukan musyawarah dalam waktu dekat.

“Jika dirasa kinerja saya selama menjabat sebagai ketua KONI Kaltara dianggap kurang layak, maka saya juga harus siap dengan konsekuensinya. Tapi jika pun saya tetap diminta untuk terus menjabat sebagai Ketua KONI Kaltara hingga masa bhakti berakhir, maka saya juga harus siap menjalankannya,”ujarnya.

Baca Juga :  Usulan CASN Pemprov Kaltara Disetujui 

Dalam aturan KONI tingkat nasional dan AD/ART KONI Kaltara, ia tidak melanggar aturan jika tetap menjabat sebagai ketua KONI Kaltara sekalipun juga sebagai anggota DPRD Kaltara.

Dimana hal ini sejalan dengan, beberapa ketua KONI daerah lainnya yang menjabat sebagai pejabat publik, namun tetap memberikan kontribusi bagi KONI.

“Jika ketua KONI menjabat sebagai gubernur, bupati atau anggota dewan, sebenarnya tidak apa-apa. Karena tidak ada aturan yang melarang hal itu,” lanjutnya lagi.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Kabinda Kaltara Beberkan Potensi Besar Hoaks

“Tapi sebagai seorang negarawan di negara demokrasi, tentu saya tetap akan berembuk dengan para pengurus terkait hal ini. Makanya saya katakan biar para pengurus saja yang menentukan nasib saya di KONI Kaltara,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *