DPD Gerindra Dorong Nohayati Andris ke Pilbup Bulungan, Duet dengan Syarwani?

benuanta.co.id, TARAKAN – Selain mengusung Ibnu Saud ke Pilwali Tarakan, DPD Gerindra Kaltara juga mengusung Norhayati Andris dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bulungan mendatang.

Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra Kaltara, Jufri Budiman, mengungkapkan pertimbangan internal Gerindra memasang Norhayati di Kabupaten Bulungan, lantaran merupakan ia adalah putri daerah.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2000 votes

“Memang orang asli Kabupaten Bulungan. Saya rasa potensi ini bisa kita kembangkan datang ke para tokoh Ibu Nor kesediaannya untuk maju,” ungkapnya, Kamis (21/3/2024).

Baca Juga :  FKWT dan FKPT Tarakan Sepakat Usung Hj Maryam ke Pilwali Tarakan 

Disinggung soal pasangan Norhayati nantinya, Jufri menegaskan Gerindra bakal menduetkannya dengan tokoh yang berpotensi menang pada Pilbup di Bulungan. Ia juga tak menampik adanya isu Norhayati akan bergandengan dengan Syarwani.

“Arahnya memang kesana, dan juga ada beberapa tokoh memberikan masukan kepada Gerindra Ibu Nor paling pantas di pasangkan dengan Syarwani,” tegasnya.

Baca Juga :  Ambil Formulir, Relawan Hendrik Datangi Markas PDIP

Diakui Jufri, saat ini belum terdapat komunikasi dengan Golkar, juga pihaknya masih menggali aspirasi dari kalangan tokoh-tokoh dan masyarakat. Banyak juga yang beri masukan agar Norhayati dipasangkan dengan Syarwani.

“Komunikasi ke Golkar kalau untuk sekarang belum jalan,” imbuhnya.

Gerindra sejauh ini sudah mengusung dua figur untuk maju pada pemilihan daerah di Bulungan juga Tarakan. Sebelumnya, pihaknya juga sudah mantap mengusung Ibnu Saud untuk bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) di Tarakan.

Baca Juga :  Dipilih sebagai Figur Calon Pilwali Tarakan, Hj Maryam : Saya Siap

“Kami inginnya ketika Prabowo menang kami berharap setiap daerah punya perwakilan, niatnya untuk membangun daerah,” tutur Jufri.

Ia berharap, agar setiap daerah di Kaltara terdapat kader Gerindra. Meski saat ini, kursi Gerindra di DPRD provinsi turun menjadi 3 kursi dari 4 kursi sebelumnya.

“Apa kah jadi nomor satu atau nomor dua itu yang penting ada terisi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor : Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *