Patroli Hunting di Sebatik, 17 Motor Knalpot Brong Diamankan Polisi

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tak hanya melakukan patroli di Pulau Nunukan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nunukan juga menggelar hunting di sejumlah Kecamatan yang ada di Pulau Sebatik.

Alhasil, personel kepolisian mengamankan belasan unit kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai dengan standar.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1997 votes

Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasi Humas Polres Nunukan AKP Siswati menerangkan, operasi patroli hunting dilaksanakan untuk mewujudkan kenyamanan serta keamanan masyarakat saat menjalankan ibadah Ramadan.

Baca Juga :  267 Pelanggaran Selama Ops Ketupat Kayan di Nunukan

“Selain di sini, personel kita juga hunting ke Sebatik. Jadi pada Senin (18/3) lalu itu ada 17 motor yang menggunakan knalpot brong yang diamankan personel di sana,” kata Siswati kepada benuanta.co.id, Rabu (20/3/2024).

Siswati mengatakan, patroli ini dilaksanakan setalah pihaknya menerima laporan dari sejumlah masyarakat yang ada di Pulau Sebatik yang diresahkan dengan banyaknya suara bising dari knalpot brong.

Baca Juga :  Pelabuhan Sei Jepun Dipadati Penumpang Berwisata ke Sebatik

Ia menyampaikan, di bulan Ramadhan ini aktivitas balap liar dengan menggunakan knalpot brong cukup banyak terjadi tak hanya di Pulau Sebatik.

“Sehari sebelumnya di Nunukan kan ada 13 sepeda motor juga yang ditilang karena melakukan balap liar, kalau yang di sebatik ini itu rata-rata kenalpotnya brong jadi itu kita amankan knalpotnya,” ungkapnya.

Siswati mengatakan, patroli hunting ini akan terus dilakukan oleh jajarannya selama bulan Ramadhan, hal ini untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib.

Baca Juga :  Antisipasi Kecelakaan Berlayar, Dishub Nunukan Batasi Jam Penyebrangan

Ia pun menghimbau kepada masyarakat khususnya para remaja laki-laki untuk tidak menggunakan knalpot brong serta tidak melakukan aktivitas balap liar sebab itu bisa membahayakan pengguna jalan lainnya maupun diri sendiri.

“Begitupun kepada orang tua kita himbau untuk mengawasi anak-anaknya, pastikan setalah menjalankan shalat Taraweh maupun shalat Subuh itu langsung pulang ke rumah jangan sampai ugal-ugalan di jalan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *