Gubernur Zainal Pastikan THR dan Gaji ke-13 ASN Cair Lebih Cepat

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang, pastikan Tunjangan Hari Raya (THR) para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan cair lebih cepat dari tahun 2023 lalu.

Selain akan cair lebih cepat, THR ASN tahun 2024 ini juga akan cair secara penuh. Pasalnya orang nomor satu di Kaltara itu sendiri juga sudah menandatangani Pergub untuk pencairan THR ASN tahun 2024.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1892 votes

Saat dikonfirmasi Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan penandatanganan yang dilakukan tidak hanya soal THR saja, tapi juga gaji ke-13 ASN.

Baca Juga :  Gubernur Tinjau Jalan Rusak di Binalatung, Pemprov Kaltara akan Kucurkan Rp 16 Miliar untuk Perbaikan

“Insyallah baik THR dan gaji ke-13 ASN akan cair lebih cepat karena keduanya sudah saya setujui. Dan mungkin Kaltara akan kembali lagi menjadi daerah yang paling cepat membahas kedua hal itu, seperti tahun lalu,” kata Zainal, Senin, 18 Maret 2024.

Pada tahun 2023 lalu, Provinsi Kaltara menjadi daerah tercepat di Indonesia yang membahas dan mencairkan THR dan gaji ke-13 para ASN.

Baca Juga :  Inisiatif Gubernur Zainal Mudik Gratis, Dishub Kaltara Sebut Animo Masyarakat Tinggi

Sehingga hal ini, diharapkan dapat terulang kembali mengingat adanya kenaikan Sembako selama bulan ramadan dan dipengaruhi cuaca ekstrem.

“Salah satu bentuk perhatian kita ialah memberikkan THR dan gaji ke-13 dengan secepat mungkin. Kalau bisa cepat cairkan, kenapa kita harus menunggu nanti,” jelasnya.

“Apalagi dengan cairkan THR dan gaji ke-13 ini juga akan menimbulkan efek domino yang positif bagi masyarakat khususnya para pedagang. Karena biasanya daya beli akan meningkat saat pencairan THR,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Kembali Berangkatkan Umroh 50 Imam Masjid di Tarakan 

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menegaskanTHR yang akan cair nantinya wajib kembali dipergunakan di dalam daerah, agar roda perekonomian Kaltara dapat meningkat selama bulan ramadan.

“Uang yang berasal dari daerah tentu harus dibelanjalan atau diputar kembali ke dalam daerah, sehingga baik ASN dan pedagang juga mendapatkan kenikmatan bersama dari THR ini,”pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *