Gubernur akan Cover Jaminan Ketenagakerjaan Para Ojek hingga PK5

benuanta.co.id, TARAKAN – Mendengarkan keluhan para driver ojek online (Ojol), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) salurkan bantuan perlindungan jaminan ketenagakerjaan tahun ini.

Sebanyak 45. 000 jiwa akan menerima bantuan perlindungan jaminan ketenagakerjaan pada tahun ini. Tak hanya itu saja, bantuan tersebut akan di tanggung 100 persen oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara selama satu tahun penuh.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1892 votes

Gubernur Kaltara, Dr (HC) Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan pihaknya dan BPJS Ketenagakerjaan sudah mempunyai MOU sehingga dalam proses pembuatan kartu perlindungan jaminan ketenagakerjaan untuk para ojol akan dibantu oleh Pemprov Kaltara.

Baca Juga :  Relawan Kawan Muda ZAP Gaungkan Zainal Paliwang Dua Periode

“Yang penting mereka setor nama nanti akan kami cover semua BPJS ketenagakerjaan semua akan kita bantu mau itu ojek pangkalan, ojek online, pedagang pasar dan kaki lima kita akan cover semua kita akan bantu untuk membayar kan. Nanti tinggal menyetor nama melalui ketuanya pasti lalu ketuanya menyetorkan kepada kami, kami akan memproses semua,” jelas Gubernur Dr (HC) Zainal Arifin Paliwang, Ahad (17/3/2024).

Baca Juga :  Inisiatif Gubernur Zainal Mudik Gratis, Dishub Kaltara Sebut Animo Masyarakat Tinggi

Ia juga membeberkan bantuan itu akan menyasar seluruh kabupaten dan kota yang ada di Kaltara dan segmennya pun macam-macam mulai dari nelayan, petani, buruh, guru hingga tenaga kesehatan bahkan hampir semua lini akan diberikan bantuan.

“Target tahun ini minimal seperti tahun lalu 42.000 hingga 50.000 karena untuk di karyawan di perusahaan sudah otomatis dari perusahaan. Insyaallah kita akan bantu masyarakat yang betul betul membutuhkan BPJS ketenagakerjaan,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, salah satu driver ojol, Rudi membenarkan pihaknya memang meminta pemerintah kesetaraan kepada pemerintah dalam bentuk bantuan BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan. Ia juga mengatakan jika hal tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Kaltara.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Kembali Berangkatkan Umroh 50 Imam Masjid di Tarakan 

“Kalau yang belum terakomodir banyak (ojol), terutama yang sempat kita lakukan dari pihak grab khususnya BPJS ketenagakerjaan. Prosesnya agak lama dan sampai sekarang teman di ojek online juga masih mencari kelanjutannya sejauh mana karena kami tidak diberikan informasi lebih lanjut dari official grab,” ungkapnya.

“Ini yang mau kita sampaikan kepemerintahan untuk bisa mengakomodir BPJS kesehatan dan ketenagakerjaannya,” tutupnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *