Alami Luka Bakar Bagian Wajah, 2 ABK Dirawat Intensif di Rumah Sakit dr. Abdul Rivai

benuanta.co.id, BERAU – Kapal kayu KM Irma bermuatan 900 tabung gas elpiji 3 kg dan membawa sembako meledak saat sandar di dermaga darurat Sei Bedungun, Tanjung Redeb, Jumat (1/3/2024) malam kemarin.

Dua awak kapal jadi korban dalam peristiwa ini langsung dilarikan ke rumah sakit dr Abdul Rivai dan sedang perawatan intensif. Ledakan ini sempat dikira bom karena radius ledakannya mencapai 1 kilometer serta efek getaran juga membuat rumah warga rusak.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2005 votes

Direktur RSUD Dr Abdul Rivai dr Jusram mengatakan dua korban saat ini tengah menjalani perawatan intens di rumah sakit.

Baca Juga :  Remisi Lebaran, Rutan Berau Bentuk Tim Penguatan

“Korban mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh, termasuk pada wajah,” ujarnya Sabtu (2/3/2024).

Kata dia, dua korban KM Irma mendapat perawatan intensif atas nama Supriadi usia 17 tahun mengalami luka bakar 39 persen

“Dan korban atas nama Sapril mengalami 42 persen luka bakar. Kondisi keduanya kini sudah bisa diajak berkomunikasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pasca Lebaran Volume Sampah Meningkat 10 Persen

Kemudian pihaknya menjelaskan kondisi luka bakar korban masuk dalam kategori luka bakar sedang.

“Kedua korban merupakan warga Pulau Maratua yang sedang memuat barang logistik dari kota Tanjung Redeb. Sementara, satu awak kapal rekan korban selamat,” tuturnya.

Lebih lanjut, karena luka bakar paling dominan mengenai wajah, Jusram menjelaskan proses pemulihan bisa selama 1 sampai 2 bulan

Baca Juga :  Kualitas Pelayanan RSUD dr. Abdul Rivai Disorot

“Karena luka bakar paling banyak kena pada bagian wajah, mudah-mudahan proses penyembuhan bisa selesai 1 sampai 2 bulan dan kami sudah berikan obat-obatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Novita mengatakan, diduga ledakan terjadi akibat adanya percikan api yang ditimbulkan dari gesekan tabung gas kemudian menyambar tabung yang bocor.

“Pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan penyidikan atas kejadian ini,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *