Ada Lonjakan Beban, PLN Nunukan Ajukan Permohonan Tambahan Pembangkit

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sempat terjadi pemadaman listrik di beberapa wilayah Nunukan, PLN ULP Nunukan menyampaikan kondisi tersebut disebabkan adanya lonjakan beban di Februari ini.

Manager PLN (Persero) ULP Nunukan Bachtiar Raka Gandhi mengatakan, pemadam listrik terpaksa dilakukan lantaran tingginya kebutuhan listrik pelanggan saat ini yang bersamaan dengan jadwal pemeliharaan di sejumlah mesin pembangkit di Nunukan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1899 votes

“Makanya beberapa waktu lalu itu kita terpaksa menerapkan manajemen beban yang bersifat tentatif di bulan Februari ini,” kata Raka kepada benuanta.co.id, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga :  BPBD Nunukan Siagakan Personel Antispasi Bencana Selama Libur Lebaran

Kendati demikian, ia mengatakan jadwal pemadaman dan pengaturan beban akan terus diinformasikan kepada pelanggan meskipun bersifat tentatif. Namun, jika kemampuan mesin yang ada dapat dimaksimalkan maka proses pemadaman tidak akan dilakukan.

“Lonjakan beban pada saat beban puncak yang dikarenakan faktor cuaca panas yang melanda Nunukan, sehingga tingginya beban yang ada di sejumlah unit pembangkit bersamaan terjadinya gangguan pada mesin pembangkit di PLTD Sei Bilal, sehingga daya mampu mesin mengalami penurunan,” ungkapnya.

Baca Juga :  PLBL Liem Hie Djung Belum Tambah Armada untuk Mudik Lebaran

Meski begitu, Raka menuturkan, jika pengurangan beban yang terjadi selama ini hanya bersifat minor dan tentatif. Alias hanya pada waktu tertentu saja dan segmen padam yang tidak meluas dengan durasi pemadaman tidak lebih dari tiga jam.

Raka menjelaskan, untuk kebutuhan daya puncak listrik yang awalnya 16,4 Megawatt (MW) meningkat menjadi 17,2 MW. Dengan adanya penambahan dua mesin di PLTD Sei Bilal berkapasitas 2 MW pada Oktober 2023 lalu telah mampu memenuhi kebutuhan dan kenaikan pemakaian listrik di sistem Nunukan.

“Tapi kebutuhan listrik masyarakat kita di sepanjang Februari ini itu naik sekitar 0,8 MW sedangkan PLN pada saat yang bersamaan terdapat mesin yang keluar dari sistem akibat pemeliharaan maupun gangguan yang bersifat insedentil,” jelasnya.

Baca Juga :  55 Unit Komputer Disiapkan BKPSDM Nunukan untuk Tes CAT CPNS dan PPPK

PLN, kata Raka, telah mengupayakan untuk adanya tambahan pembangkit agar bisa meningkatkan kebutuhan pasokan daya listrik.

“Sudah kita upayakan, mulai dari pengajuan permohonan tambahan pembangkit ke bidang pembangkitan dan saat ini proses pengadaan tambahan mesin pembangkit. Tentunya kita berharap penambahan mesin pembangkit untuk Nunukan segera terealisasi,” tutupnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *