Dispar Kaltara Dorong UMKM Isi Kekosongan Lokasi Wisata dan Situs Bersejarah

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong para pelaku UMKM untuk mengisi lahan-lahan kosong destinasi wisata kebudayaan ada situs-situs bersejarah yang ada di Kaltara.

Pasalnya, dengan mengisi ruang di lokasi destinasi wisata dan situs-situs bersejarah hal itu dianggap akan membuat destinasi wisata dan situs bersejarah menjadi lebih terawat dan lebih menarik perhatian wisatawan, karena tersedianya fasilitas penunjang seperti kebutuhan para wisatawan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1893 votes

“Dengan adanya masyarakat yang menetap sebagai pelaku UMKM, tentu akan membuat lokasi wisata atau situs bersejarah menjadi lebih terawat karena ada yang menetap. Selain itu hal itu juga akan membantu para wisatawan yang memang ingin berbelanja kebutuhan wisata,” kata Kepala Dispar Kaltara, Njau Anau pada Senin, 26 Februari 2024.

Baca Juga :  Prediksikan Kunjungan Wisman Meningkat Libur Lebaran

Selain akan lebih menghidupkan lokasi wisata dan situs bersejarah dengan adanya pelaku UMKM, Njau Anau menyakini hal itu akan membuat masyarakat sekitar menjadi lebih terbantu dalam hal kesejahteraan ekonomi. Karena adanya upaya masyarakat dalam menghidupkan ekonomi kreatif (ekraf).

“Karena akan ada aktivitas ekonomi yang berjalan di sekitaran Kawasan itu dam tentu hal ini juga akan menarik lebih banyak perhatian dan mengundang wisatawan datang. Sehingga ada simbiosis mutualisme, masyarakat yang berjualan akan mendapat keuntungan dan wisatawan yang datang juga terbantu dengan penyediaan kebutuhan. Jadi balancenya ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dispar Kaltara Rekomendasikan Destinasi Wisata Ini Berdasarkan Keunikannya

Dari pantauan Dispar Kaltara selama ini, masyarakat lebih dominan untuk menjadi pelaku UMKM di lokasi wisata yang sudah ramai. Padahal konsep sebenarnya ialah lokasi wisata akan menjadi ramai jika masyarakat sekitarnya mau menghidupkan destinasi wisatawan dengan adanya perawatan dan fasilitas penunjang seperti adanya pelaku UMKM.

“Makanya dalam setiap kesempatan masyarakat khususnya yang ada di desa selalu kita dorong untuk dapat menjadi pelaku UMKM di lokasi destinasi wisata yang ada di desa mereka,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Dispar Kaltara Rekomendasikan Destinasi Wisata Ini Berdasarkan Keunikannya

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *