Gubernur Dorong ASN untuk Ikuti Tes Pemetaan Kompetensi Melalui Sistem CAT

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dalam pemenuhan kompetensi kerja Sumber Daya Manusia (SDM) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang dorong para ASN yang belum mengikuti tes pemetaan kompetensi melalui sistem CAT, untuk segera mengikuti tes kompetensi tersebut.

Paliwang sapaannya mengatakan, selain tes pemetaan kompetensi melalui sistem CAT, setiap ASN yang ada di Lingkungan Pemprov Kaltara harus memenuhi empat kemampuan kerja untuk menunjang hasil kerja yang maksimal.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1923 votes

Empat skill itu meliputi mampu menggunakan information, media and technology skills. Kemudian menambah life and career skills. Selanjutnya, mengembangkan learning and innovation skills. Dan, memiliki skill komunikasi yang efektif.

Baca Juga :  Perekaman e-KTP di Kaltara 98,68 Persen

“Semua kemampuan ini sangat diperlukan setiap ASN dan uji kompetensinya ada pada Tes pemetaan kompetensi melalui sistem CAT. Makanya saya mendorong agar ASN yang mengikuti Kompetensi ini, bisa segera mengikutinya,” kata Paliwang pada Kamis, 22 Februari 2024.

Ia menyebutkan Penilaian potensi dan kompetensi dengan Computer Assisted Competency Test Badan Kepegawaian Negara (CACT-BKN) merupakan hasil dari implementasi sistem merit. Tujuannya, untuk mewujudkan SDM ASN yang unggul.

Baca Juga :  Selama Febuari Jumlah Penumpang Angkutan Laut Capai 11.765 Orang

Pemerintah pusat telah mencanangkan manajemen ASN berbasis sistem merit dengan mengedepankan manajemen talenta sebagai kegiatan prioritas. Sehingga tes melalui sistem CAT inilah yang menjadi standarnya,” lanjutnya lagi.

“Makanya saya sangat berharap agar Kaltara di dalam visi misinya akan didukung oleh ASN yang berkualitas, jadi sudah sesuai dengan aturan dan tahapannya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Selama Febuari Jumlah Penumpang Angkutan Laut Capai 11.765 Orang

Saat ini masih ada sekitar 475 ASN yang terdata belum mengikuti Tes pemetaan kompetensi melalui sistem CAT. Sehingga harapannya dalam penyediaan kouta tes CAT pada tahun 2024 ini, semua ASN itu dapat mengikuti Tes pemetaan kompetensi melalui sistem CAT.

“Saya sudah kordinasi dengan pihak BKD dan insyallah dalam waktu dekat akan segera kita laksanakan, oleh karena itu ASN juga harus menyiapkan diri,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *