Bawaslu Tarakan Pastikan Kemanan Ketat PSU di TPS 57

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan pastikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan pada Kamis, 22 Februari 2024, berjalan aman.

PSU yang dilakukan disebabkan karena adanya pelanggaran administrasi pada saat pemilihan berlangsung beberapa waktu lalu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 57 Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1942 votes

Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa dan Wakil Koordiv Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Data dan Informasi Bawaslu Kota Tarakan, Jhonson mengungkapkan tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) serta Kapolres Tarakan akan hadir langsung di lokasi.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tekankan Penanganan Volume Sampah Selama Lebaran

“Tentunya dari segi pengawasan pastinya akan di kawal ketat karena termasuk dari koordinasi saat itu pihak kepolisian juga akan melakukan pengamanan yang ketat,” ujar Jhonson, Rabu (21/2/2024).

“Kalau kita, kejadian itu tentunya memperhatikan misalnya Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), Daftar Pemilh khusus (DPK) yang datang dimaksimalkan. Saya kira keputusan KPU yang dibuat itu sudah ada disitu ada beberapa DPT, berapa DPTb saya kira itu bisa menjadi acuan kpps untuk melaksanakan tugas,” tambahnya.

Baca Juga :  Dugaan Kebakaran di RSUD JSK, Polisi Simpulkan Korsleting Kipas Angin 

Ia juga menekankan saat pelaksanaan PSU adalah mengawasi agar tidak terjadi pelanggaran yang berulang karena PSU hanya dapat dilakukan satu kali saja menurut undang-undang yang ada.

Tentunya ini pelanggaran administratif termasuk kelalaian (jika terulang). Kelalaian itu akan ada konsekuensinya. Jadi harapannya pengawas dan KPU tetap mengantisipasi hal yang ditegaskan itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Atasi Masalah Lingkungan, Pj Wali Kota Tarakan Upayakan Penanganan Sampah 

“Sampai sejauh ini pemeriksaan kita ada dua situasi, KPPS yang mengetahui itu. Artinya yang kita ambil ini ada bagian apa yang disampaikan oleh KPPS yang menangani tinta,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *