Inspektorat Sebut Kerugian Masih Diaudit, Dugaan Tipikor Pembangunan RS Bunyu Diselidiki Polda Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Tim investigasi Inspektorat Kabupaten Bulungan terus melakukan audit terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kegiatan pembangunan RSUD Bunyu yang sempat mangkrak pada tahun 2023 lalu.

Saat dikonfirmasi Plt. Kepala Inspektorat Kabupaten Bulungan, Ibramsyah melalui Kabid Investigasi dan Pengaduan masyarakat Diah Astuti mengatakan, kalau saat ini dugaan kerugian yang ada dalam kegiatan Pembangunan RSUD Bunyu memang sedang diaudit untuk mengetahui secara pasti nominal kerugian kegiatan pembangunannya.

Baca Juga :  Pelapor dan Terlapor Hadirkan Saksi di Sidang Lanjutan Bawaslu Tarakan

“Secara persentase rincian kerugian sebenarnya masih dalam audit, tapi mengenai kegiatan Pembangunan RSUD itu sudah dilaporkan atau tidak, sebenarnya sudah. Makanya kita audit,” Kata wanita yang akrab disapa Diah pada Senin, 29 Januari 2024.

Ia menuturkan, dalam kegiatan pembangunan RSUD Bunyu memang ditemukan sejumlah kekurangan pekerjaan dan kerugian selama proses pembangunannya. Oleh karena itu, Inspektorat Kabupaten Bulungan bertindak sigap dengan melakukan audit.

“Memang ada beberapa kekurangan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor. Tapi jika secara rincian persentasenya belum bisa kita tentukan karena masih dalam proses audit,” tuturnya.

Baca Juga :  Konsumsi Beras Bulog, Masyarakat Harus Membiasakan Diri

Diah juga menyampaikan kalau kasus dugaan Tipikor ini sudah dilimpahkan ke Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kaltara, di mana nantinya tim Ditkrimsus Polda Kaltara juga akan melakukan audit.

“Sudah kita serahkan, makanya kita juga masih saling koordinasi terkait hal ini. Karena nantinya data dari kita dan Polda Kaltara akan kita sanding terkait hasil audit itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga DPO Kasus 15 Kilogram Sabu Masih Pengejaran Polisi 

Sementara itu Kapolda Kaltara Irjen Pol. Daniel Adityajaya melalui Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Budi Rachmat mengungkapkan kalau kasus dugaan Tipikor pembangunan RSUD Bunyu masih dalam proses penyelidikan.

“Kita juga masih menunggu hasil audit tapi yang jelas prosesnya sudah kita jalankan. Tinggal hasil auditnya saja nanti yang akan kita tunggu hasilnya,” pungkasnya.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *