Jelang Pemilu WBP Rutan Tanjung Redeb Sinkronisasi Data untuk e-KTP  

benuanta.co.id, BERAU – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang dihelatkan pada 14 Februari 2024 mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau terus berupaya agar para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb bisa mendapatkan e-KTP secara merata.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengatakan pembuatan e-KTP kepada WBP Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb untuk membantu pendataan jumlah tahanan baru.

“Hampir sebagian besar WBP tidak membawa dokumen baik KK dan KTP-nya saat menjalani hukuman,” ucapnya Kamis (18/1/2024).

Setiap bulan pihaknya telah menyusun konsep membantu pembinaan, data WBP terbaru yaitu melakukan ada tukar laporan.

“Siapa yang keluar siapa yang masuk. Sehingga per semester itu kita akan update secara berkala. Tapi setiap bulannya ada informasi pembaharuan. Supaya kami mengetahui secara terbuka berapa jumlah penduduk di rutan dan dokumen kependudukannya semua lengkap,” tambahnya kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Maksimalkan Pelayanan, 21 Puskesmas Diupayakan Naik Kelas Jadi BLUD

Ia mengungkapkan segala pelayanan yang berkaitan dengan kesehatan, BPJS para WBP Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb kini harus wajib menggunakan NIK atau KTP elektronik.

“Yang tidak punya KTP elektronik maka mereka tidak akan dapat bantuan. Maka kami Disdukcapil Berau sebagai perwakilan mengamanatkan kepentingan pendudukan wajib memberikan hak kepada WBP sebagaimana masyarakat umumnya,” bebernya.

Memasuki tahun Pemilu saat ini juga menurutnya penertiban administrasi juga sangat diperlukan.

Baca Juga :  KPU Minta Pemkab Segera Setujui Pembentukan Sekretariat PPK Tiap Kecamatan

“Jangan sampai para WBP tidak bisa melakukan hak pilihnya di 14 Februari mendatang. Maka dari itu kita terus konsisten agar seluruh WBP bisa mendapatkan haknya sebagai warga negara, karena itu sangat penting juga,” tegasnya.

Apalagi WBP di Rutan Tanjung Redeb juga bukan hanya warga Berau, menurutnya Disdukcapil tetap melayani seluruh WBP jika memang data administrasinya bukan asal di Bumi Batiwakkal.

“Seperti contoh ada WBP yang manjalani hukuman bukan warga Berau, mereka jika akan kita layani untuk perekaman KTP tetapi bukan penduduk Berau melainkan sesuai dengan data dimiliki WBP tersebut,” terangnya.

Baca Juga :  77 Kampung di Berau Diberikan Dana Karbon

Sementara itu, Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah program ini sangat membantu para WBP dalam mengurus administrasi.

“Diharapkan program tersebut juga bisa terus berjalan. Dan ini sangat penting juga untuk para WBP untuk mengurus administrasi, dan juga ini juga salah satu langkah dalam menyinkronkan data kependudukan,” tutup Dadang. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2947 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *