Pos Cek Poin di Perbatasan Kaltim dan Kaltara Segera Difungsikan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah membangun pos cek poin lalu lintas ternak di perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kaltara. Dimana pembangunannya telah selesai dan tidak lama akan difungsikan.

Kepala DPKP Kaltara, Heri Rudiyono menjelaskan pembangunan pos cek poin lalu lintas ternak ini bertujuan untuk memantau dan mengawasi pergerakan hewan ternak dari luar daerah terutama masuk ke wilayah Bulungan dan daerah lainnya di Kaltara.

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Kaltara Masih Belum Punya Gedung Defenitif

“Pos cek poin ini dibangun karena sebelumnya ada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak yang berasal dari luar daerah. Dengan adanya pos cek poin ini, pihak berwenang dapat mengendalikan dan mengontrol kondisi hewan ternak yang masuk ke wilayah Kaltara,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Kamis, 11 Januari 2024.

Untuk diketahui, pembangunan pos cek poin ini menggunakan anggaran dari APBD Kaltara tahun 2023 sebesar Rp 627.819.037,27.

“Pos cek poin ini difungsionalkan pada awal tahun 2024 setelah instalasi air dan listrik rampung,” jelasnya.

Baca Juga :  Agro Industri jadi Fokus Rencana Pembangunan Kaltara

Heri Rudiyono juga menyatakan bahwa pos cek poin ini sangat penting dalam menjaga kesehatan hewan ternak di Kaltara. Hal ini dapat terlihat dari sikap proaktif pihak berwenang dalam menangani PMK dan permasalahan sejenis yang dapat merusak kondisi hewan ternak di wilayah tersebut.

Pos cek poin ini juga melibatkan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian serta pihak lainnya dalam menjaga keamanan dan kesehatan hewan ternak.

Baca Juga :  Belum Rampung 100 Persen, DPRD Kaltara Bakal Panggil DPUPR-Perkim

“Hal ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan dan keamanan hewan ternak juga merupakan tanggung jawab bersama semua pihak yang terkait,” tuturnya.

Diharapkan dengan adanya pos cek poin ini, pergerakan hewan ternak dari luar daerah dapat terpantau dengan baik dan hewan ternak yang masuk ke Kaltara dalam kondisi sehat dan aman, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *