DPUPR Berau Kebut Finising Jembatan Sei Satta 

benuanta.co.id, BERAU – Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Benny Sepriady Panjaitan menyebut progres pembangunan Jembatan Sei Satta hingga Desember 2023 telah mencapai 75 persen.

Jembatan untuk mempercepat perjalanan dari Kecamatan Tanjung Redeb menuju Kecamatan Pulau Derawan tersebut ditargetkan rampung tepat waktu.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

“Kami berharap pengerjaannya dapat selesai akhir Desember tahun ini. Progres sudah 75 persen. Pekerjaan mayor dikerjakan pada awal Desember, diharapkan minggu kedua Desember pekerjaan mayor itu sudah terpasang. Sedangkan minor akan dikerjakan pertengahan Desember,” ucapnya Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga :  Digadang Maju Calon Wabup, Fitrial Noor Sebut Masih Tim Sri Juniarsih

Lebih lanjut, sambung Benny pekerjaan mayor yang dilaksanakan mulai awal Desember yakni erection girder jembatan.

“Sedangkan pekerjaan minor berupa pemasangan dinding penahan dan bronjong,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Beny menegaskan, sejauh ini pekerjaan pembangunan jembatan itu tidak menemukan banyak kendala selain pasang surut sungai. Untuk menuntaskan suatu pekerjaan, pihaknya terpaksa harus menunggu air surut.

Baca Juga :  Marhana Bagikan Voucher BBM 3 Liter untuk Driver Ojek Online

“Sementara ini pasang surut itu saja. Karena waktunya cuma dapat 4-5 jam, air pasang lagi. Sehingga pelaksaan pekerjaan struktur bawah sedikit terhambat karena pasang surut di lokasi pekerjaan. Tapi sekarang sudah lewat,” ujarnya.

Khususnya pada September dan Oktober kata Beny, pasang surut sungai tersebut turut menghambat pekerjaan pemancangan dan pembuatan abument.

“Namun kendala yang dihadapi itu sudah bisa diatasi. Sehingga masih dilihat kondisi di lapangan. Tapi akhir Desember bisa 100 persen,” terangnya.

Baca Juga :  Pasca Lebaran Volume Sampah Meningkat 10 Persen

Untuk diketahui, pihaknya menjelaskan pembangunan jembatan tersebut menggunakan APBD Berau dan Bankeu Provinsi Tahun Anggaran 2023 dengan nilai kontrak Rp 24.454.272.763,51. Dengan jangka waktu 210 hari, pekerjaan itu akan diselesaikan tahun ini.

“Sebelum akhir tahun target kami selesai. Jadi bisa dilintasi sudah nanti,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *