Realisasi APBN November 2023 Mencapai Rp 7,21 Triliun

benuanta.co.id, BULUNGAN – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dan Malinau, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara pada tahun 2023 menunjukkan angka yang cukup besar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Selor, Nana Karmana menyebut sebagai realisasi belanja APBN pada 30 November 2023 mencapai Rp 7,21 triliun atau 85,65 persen dari pagu Rp 8,41 triliun.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2010 votes

“Angka ini terdiri dari realisasi belanja Kementerian Lembaga yang mencapai Rp 2,38 triliun atau 77,90 persen dari pagu Rp 3,05 triliun, serta realisasi belanja transfer ke daerah (TKD) yang mencapai Rp 4,83 triliun atau 90,05 persen dari pagu Rp 5,36 triliun,” ucap Nana Karmana kepada benuanta.co.id, Jumat, 15 Desember 2023.

Baca Juga :  Aktivitas Penerbangan di Bandara Juwata Tarakan Naik 65 Persen selama Cuti Lebaran

Kata dia, realisasi APBN pada tahun 2023 meningkat dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 2,52 triliun atau 75,84 persen dari pagu Rp 3,32 triliun. Jenis belanja dari Kementerian Lembaga terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 479,20 miliar atau 93,30 persen, belanja barang sebesar Rp 717,86 miliar atau 73,72 persen, belanja modal sebesar Rp 1,18 triliun atau 75,45 persen, dan belanja bantuan sosial (bansos) sebesar 140 juta atau 100 persen.

Baca Juga :  Tim Energi Tarakan Ikuti Lomba TTG dan Posyantek Tingkat Provinsi Kaltara

“Sementara itu, untuk realisasi belanja TKD di lingkup KPPN Tanjung Selor, terdapat beberapa jenis alokasi. Dana Bagi Hasil (DBH) mencapai Rp 1,72 triliun atau 84,33 persen dari pagu Rp 2,05 triliun,” paparnya.

Lalu untuk dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 2,40 triliun atau 97,30 persen dari pagu Rp 2,47 triliun, dana alokasi khusus (DAK) fisik sebesar Rp 226,12 miliar atau 68,88 persen dari pagu Rp 328,30 miliar, DAK non fisik sebesar Rp 243,31 miliar atau 89,20 persen dari pagu Rp 273,24 miliar, dana desa sebesar Rp 181,17 miliar atau 94,41 persen dari pagu Rp 191,89 miliar, dan insentif fiskal sebesar Rp 48,23 miliar atau 93,94 persen dari pagu Rp 51,34 miliar.

Baca Juga :  Industri Berskala Sedang dan Besar di Kaltara Terdata 40 Perusahaan

“Dari semua jenis alokasi, DAU merupakan alokasi terbesar dengan jumlah pagu alokasi sebesar Rp 5,36 triliun pada tahun 2023,” terangnya.

Dengan adanya anggaran yang besar di tahun 2023 tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bulungan dan Malinau serta di Provinsi Kaltara.

“Namun, penting bagi pihak-pihak terkait agar penggunaan anggaran tersebut dilakukan dengan transparan dan efektif, sehingga hasil yang didapatkan dapat sesuai dengan tujuan awal dari alokasi anggaran tersebut,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *