Peningkatan Infrastruktur Penunjang Perekonomian Masyarakat 

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Hingga saat ini pemerintah Kabupaten Bulungan tengah fokus pada peningkatan infrastruktur penunjang perekonomian masyarakat.

Yakni salah, dermaga pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di kawasan Jalan Sabanar Lama, yang terus dilakukan peningkatan sarana dan prasarana penunjangnya.

Bupati Bulungan Syarwani, belum lama ini meninjau langsung TPI. Bahkan ia berkata, ada beberapa fasilitas penunjang TPI Sabanar yang dilakukan perbaikan hingga peningkatan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. Salah satunya tempat parkir, akses masuk untuk memudahkan mobilitas kendaraan dan lain sebagainya.

Baca Juga :  5 Rumah di Tanjung Palas Hulu Terbakar, Satu Korban Meninggal Dunia

“Bagian yang kita intervensi tahun ini adalah infastruktur, perparkiran, akses masuk, termasuk peningkatan beberapa bagian dermaga dalam rangka pemaksimalan bongkar muat ikan di pelabuhan TPI ini,” ujarnya, Ahad (10/12/2023).

Tak hanya itu Syarwani juga menyebutkan adanya TPI tersebut, tentu memberikan fungsi sebagai prasarana pendukung aktivitas nelayan untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan di laut.

Baca Juga :  Hujan di Bulungan Diprediksi Awet hingga Esok Hari

“Penanganan dan pengolahan hasil ikan tangkapan dan pemasaran bagi ikan hasil tangkapannya serta sebagai tempat untuk melakukan pengawasan kapal ikan,” ucapnya.

Meski aktivitas bongkar muat ikan di Dermaga TPI itu sementara ini masih relatif kecil dengan kisaran sekitar 30 ton dalam sebulan, tapi dengan upaya peningkatan fasilitas penunjang ini diharapkan aktivitas bongkar muat di TPI itu terus meningkat.

Baca Juga :  Polisi Musnahkan Barbuk Sabu 15 Kg dan 3.400 Pil Ekstasi, Pelakunya Adik dan Kakak

“Kita berusaha semaksimal mungkin melakukan penataan dan perbaikan kawasan TPI ini supaya memudahkan para nelayan melakukan bongkar muat,” katanya.

Untuk tahun 2024, pihaknya akan fokus untuk peningkatan daya tampung bongkar muat kapal, jika sebelumnya hanya 2-3 kapal sekali sandar, ini akan dibenahi agar ke depan bisa lebih dari itu. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *