Sejumlah Fasum di Tanjung Selor di Dilengkapi Wifi Gratis

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Selama beberapa tahun terakhir Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata sudah memasang beberapa titik wifi gratis di berbagai lokasi yang ada di Kabupaten Bulungan.

Diketahui wifi gratis di sejumlah titik ini merupakan program dari Pemprov Kaltara, dalam rangka membantu masyarakat ekonomi ke bawah dalam penyediaan internet. Namun karena kurangnya sosialisasi membuat masih banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara Ilhan Zain mengatakan kalau wifi gratis ini sebenarnya sudah disediakan oleh Pemerintah, sejak tahun 2021 lalu.

Baca Juga :  Pelaku Ilegal Fishing Tertangkap Tangan Petugas

“Memang sudah dipasang sejak 2021. Namun karena mungkin kita kurang di sosialisasikan, makanya masih banyak masyarakat yang belum tahu. Makanya ke depannya akan kita benahi,” kata Ilham Zain pada, Kamis 07 Desember 2023.

Ia melanjutkan belum maksimalnya pemanfaatan wifi gratis ini memang dikarenakan kurangnya sosialisasi. Oleh karena itu sosialisasi akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah.
Pasalnya Sejumlah titik yang dipasangi wifi gratis di antaranya ialah Jalan Katamso, Tanjung Selor yang telah dipasang empat titik. Kemudian beberapa titik lainnya yang tersebar bukan hanya di Bulungan, melainkan daerah lainnya.

Baca Juga :  Dinkes Kaltara Sebut Dokter Terbang 2024 Siap Layani Masyarakat di Perbatasan dan Kepulauan

“Ini gratis. Tinggal masuk ke aksesnya tanpa password sudah bisa masuk. Termasuk di dekat beberapa mesjid yang ada di Tanjung Selor,” ujarnya

Ia menambahkan pada tahun 2024 nanti, Pemprov juga akan menganggarkan kembali untuk wifi gratis. Bekerja sama dengan pihak Telkom. Di mana untuk satuan anggarannya sendiri setiap titiknya, dikeluarkan anggaran sebesar Rp 500 juta lebih dan ada 100 titik se Kaltara yang sudah dipasangi wifi gratis.

Baca Juga :  Pelabuhan Tengkayu II Bakal Fokus Jadi Pelabuhan Perikanan

“Jadi kalau di hitung, untuk satu titik wifi itu kita keluarkan anggaran Rp 5 juta setiap tahunnya dan itu yang bayar adalah Pemprov ke pihak Indihome,” lanjutnya lagi.

“Dan pada tahun ini dengan total titik wifi yang ada, kita menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 500 juta jika ditotalkan. Makanya sangat sayang sekali jika wifi gratis ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *