33 Orang Koperasi di Nunukan Dilatih Manajemen Keuangan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMK (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar pelatihan manajemen keuangan bagi pengurus dan pengawas koperasi se Kabupaten Nunukan pada, Selasa, 5 September 2023.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMK (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Hasriyani mengatakan, yang ikut pelatihan ini sebanyak 11 orang dari 11 koperasi yang ada di Kabupaten Nunukan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1911 votes

Sedangkan tujuan dari pelatihan ini adalah, bagaimana mereka mengelolanya koperasi, karena koperasi itu harus ada anggota dan kepengurusannya serta usahanya juga harus ada, termasuk juga rencana kerja, laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan koperasi.

Hasriyani mengatakan, dalam manajemen koperasi ada tiga unsur utama atau perangkat organisasi koperasi, yaitu rapat anggota, pengurus dan badan pengawas.

Rapat anggota kekuasaan merupakan tertinggi dalam pemegang operasi, pengurus merupakan pemegang amanah hasil rapat anggota, dan badan pengawas sebagai pihak yang mengawasi pengurus dalam menjalankan amanah rapat anggota. Dari ketiga unsur manajemen operasi ni, pengurus merupakan unsur yang paling memegang peranan.

“Pengurus haruslah memiliki kemampuan dan komitmen tinggi dalam memajukan koperasi,” kata Hasriyani.

Sebagai badan usaha, koperasi arus dikelola secara profesional, sehingga pengurus yang mendapat amanah dari anggota untuk menjalankan aktivitas organisasi dan usaha koperasi perlu memiliki pengetahuan yang luas mengenai cara pengelolaan koperasi. “Terutama itu dalam pengelolaan keuangan,” ujarnya.

Karena itu, agar jalannya usaha koperasi sesuai dengan tujuan koperasi diperlukan kerja sama semua unsur yang ada dalam koperasi, yang akan menentukan kemajuan koperasi.

Pemberdayaan koperasi, dengan menetapkan kebijakan dalam aspek kelembagaan, pemasaran produksi, keuangan, inovasi dan teknologi serta kebijakan pengembangan koperasi di pemberdayaan melalui sektor tertentu.

“Karena pentingnya ada koperasi, kami (pemerintah) menaruh perhatian yang sangat besar kepada mereka dengan berbagai program-program yang berpihak pada koperasi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *