Gubernur Dukung PB Pordi Jadikan Domino Olahraga Formal

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mendukung penuh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) untuk menjadikan Domino sebagai olahraga formal dan bukan sekedar olahraga rekreasi.

Dikatakan oleh orang nomor satu di Kaltara itu, saat ini Domino merupakan permainan atau olahraga yang begitu melekat di masyarakat, dimana olahraga ini selalu dipertandingkan dalam kegiatan-kegiatan tertentu masyarakat. Oleh karena itu, Domino tentunya harus kita dukung menjadi olahraga formal, agar permainan Domino mendapatkan tempat di Indonesia sebagai olahraga yang layak dipertandingkan secara Nasional.

Baca Juga :  Ombudsman RI Sambangi Kaltara, Fokus Berikan Penilaian Layanan Publik

“Apalagi pecinta olahraga Domino ini sangat banyak di Kaltara, tentunya dukungan untuk menjadikan olahraga ini sebagai olahraga formal harus kita dukung,” kata Gubernur Kaltara, Sabtu, 29 Juli 2023.

Sementara itu, Ketua Umum PB PORDI, Dr. H. Andi Jamaro Dulung, MSi, menjelaskan saat ini para pengurus PB Pordi sedang mengupayakan hal itu. Dimana saat ini PB Pordi sedang mengupayakan untuk melengkapi dan mengikuti syarat dan standar dari Komite Olahraga Nasional Indonesia(Koni), agar Domino dapat dikategorikan sebagai olahraga Formal yang dapat dipertandingkan dalam kejuaraan Pekan Olahraga Nasional(PON).

Baca Juga :  Dua Jamaah Haji Kaltara Wafat di Tanah Suci

“Salah satu syarat yang harus kita penuhi ialah PB Pordi harus melaksanakan minimal 4 event Nasional yang harus diikuti minimal 10 Provinsi dan hal itu sudah terpenuhi dengan berlangsungnya Kejuaraan Domino tingkat Nasional ke-IV di Provinsi Kaltara. Lalu memiliki cabang kepengurunsan minimal 50+1 dari jumlah keseluruhan Provinsi yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan pada tahun 2022 lalu harusnya semua syarat yang ditetapkan oleh Koni sudah dipenuhi oleh PB Pordi yang sudah memiliki 18 cabang kepengurusan. Namun karena adanya pembentukan 5 Provinsi baru di Daerah Papua, membuat PB Pordi harus kembali menambah jumlah cabang kepengurusan Pordi.

Baca Juga :  Atasi Over Kapasitas di Lapas Nunukan, Gubernur Zainal Bersurat ke Dirjen Kemenkumham

“Dua Provinsi baru yang ada di Papua sudah menyatakan sikap untuk membantu kita dan disini PB Pordi tinggal melantik mereka dan tentu kita harap semua syarat dapat kita penuhi di tahun ini,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2035 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *