Sapi Gorontalo yang Masuk Tanpa Dokumen Dipulangkan 

benuanta.co.id, Tarakan – Masuknya puluhan sapi asal Toli-toli tanpa dilengkapi dokumen resmi ditolak oleh Balai Karantina Pertanian Tarakan. Hewan qurban itu dikhawatirkan mengidap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

49 ekor sapi itu diketahui tiba melalui Pelabuhan Ferry Juwata Tarakan pada Selasa, 13 Juni 2023 malam. Diduga sapi tersebut sengaja dikirimkan oleh seseorang yang memiliki usaha ternak sapi. Padahal, pemerintah Kota Tarakan hanya menerima sapi secara resmi dari wilayah Gorontalo.

Kepala Balai Karantina Pertanian, Alfian membenarkan adanya pengiriman sapi tanpa dilengkapi dokumen. Menurutnya, sebagai pelayan publik yang menjaga pintu pemasukan dan pengeluaran dari ancaman penyakit, perlu dilakukan tindakan tegas terhadap pengguna jasa yang tidak memenuhi aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Pertanyakan Pembiaran Bongkar Muat, Ratusan TKBM Seruduk Kantor KSOP Tarakan

“Perlu saya sampaikan, Karantina Pertanian Tarakan akan terus berkomitmen melakukan pencegahan penyebaran HPHK,” singkatnya, Sabtu (17/6/2023).

Ditambahkan oleh Dokter Hewan Balai Karantina Pertanian, Budi Setiawan bahwa sapi-sapi itu ditemukan ketika petugas Karantina tengah melakukan pengawasan di Pelabuhan Juwata Laut. Ia juga menyebut, kendati terlihat sehat tak ada jaminan jika sapi tersebut terbebas dari hama penyakit.

Baca Juga :  Kepolisian Sebut Korsleting Listrik Pemicu Kebakaran di Kampung Satu

“Sebagai media pembawa berisiko tinggi, seluruh sapi tersebut harus ditolak pemasukannya. Tidak ada jaminan bahwa sapi tersebut bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina khususnya PMK. Sehingga pemasukannya harus kami tolak” tegasnya

Dalam melakukan tindakan penolakan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kepolisian, Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) dan instansi terkait lainnya di pelabuhan.

Baca Juga :  Soal Tuntutan TKBM, KSOP Tarakan Setujui dan Pastikan Cari Solusinya

Dilanjutkannya, tindakan penolakan berjalan dengan lancar. Pengguna jasa bersedia membawa kembali sapinya kedaerah asal.

“Seluruh sapi telah berlayar kembali ke Toli- Toli melalui Pelabuhan dan alat angkut yang sama,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2874 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *