Olah TKP Mess Karyawan, Kebakaran Disebabkan Korsleting Charger Ponsel

benuanta.co.id, Tarakan – Kebakaran mess karyawan di Jalan Cenderawasih RT 12 Kelurahan Karang Anyar Pantai pada Senin, 15 Mei 2023 disimpulkan oleh kepolisian murni akibat korsleting listrik.

Hasil ini didapati setelah Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Tarakan melakukan olah TKP pada Selasa, 16 Mei 2023. Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui KBO Reskrim, IPDA Arief Riyadi Safei menerangkan korsleting listrik ini akibat handphone yang dicharger sebelum kejadian nahas itu terjadi.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

“Titik apinya di lantai 2. Sempat ada yang terjebak tapi dapat diselamatkan,” terangnya, Rabu (17/5/2023).

Baca Juga :  Imigrasi Tarakan Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

Lebih jauh diuraikannya, awal mula api berasal dari kamar karyawan di lantai 2. Saat itu, salah satu karyawan sengaja meletakan ponselnya di atas kasur untuk dicharger. Tak berselang lama, ia meninggalkan ponselnya untuk ke kamar mandi.

“Saksi lagi charger handphone di atas tempat tidur. Lalu mandi. Kemudian saksi mendengar keributan dan mencium asap dari kamar mandi. Jadi yang terjebak itu yang di kamar mandi,” urainya.

Baca Juga :  Selasa Besok PDAM Lakukan Pemeliharaan Berkala, Ini Wilayah Terdampak

Saat dimintai keterangan, saksi pun mendengar ada suara ledakan. Diduga ledakan tersebut akibat korsleting pada stop kontak yang menempel di dinding. Adapun dari hasil olah TKP, tim mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, kabel charger, ponsel yang terbakar, pecahan tembok dan sisa spring bed.

“Handphonenya masih ada di atas kasur saat olah TKP dengan kabel yang sudah terbakar. Ada juga terminal yang nempel di dinding. Lantai 2 itu memang mess karyawan,” sambung perwira balok satu itu.

Baca Juga :  FKUB Muda Tolak Penyebaran Hoaks dan Politik Uang

Adanya banyak kasur juga menjadi dugaan penyebab api dengan cepat merambat dan membesar. Kejadian ini juga masih dalam penyelidikan kepolisian. Kendati di lantai 2 tak terdapat barang yang mudah terbakar seperti area dapur.

“Kalau yang lain-lain (penyebab) itu tidak mungkin. Karena tidak ada tempat masak juga. Disitu hanya kamar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *