Puluhan Kendaraan Terjaring Razia, Banyak Tak Punya SIM

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Bulungan, sebanyak 56 kendaraan yang terdiri dari roda dua dan roda empat terjaring razia.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bulungan IPTU Radyan Kunto Wibisono mengatakan, puluhan kendaraan telah diamankan pada Razia yang sudah berlangsung, Jumat (12/5)

Pelanggarannya rata-rata didominasi tidak adanya kelengkapan surat berlalu lintas yakni Surat Izin Mengemudi (SIM).

Di mana kebanyakan anak di bawah umur yang terjaring razia. Apalagi sudah satu tahun lebih tidak dilakukan ada penindakan seperti yang dilakukan saat ini.

“Jadi, tadi itu dalam waktu setengah jam sudah ada puluhan kendaraan yang terjaring razia . Didapatkan 56 kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua dan roda empat,” ucapnya lagi pada benuanta.co.id.

Lebih lanjutnya, diakui dia jika dilakukan razia karena banyak laporan dari warga pada saat Jumat curhat mengeluh bahwa banyak anak di bawah umur yang melanggar lalu lintas bahkan melakukan aksi balap liar.

“Makanya, tadi kita lakukan pemeriksaan hari ini tadi,” jelasnya.

Dari hasil di lapangan selama dua kali yang sebelumnya dilaksanakan Minggu lalu, memang ada banyak kendaraan yang didapati tim satlantas melanggar lalu lintas.

Sanksi yang kita berikan kepada pengendara sendiri itu adalah penilangan manual. Jika ada pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat menyurat kendaraan maka kendaraan yang ditahan.

“Kendaraan kita tahan. Ya, karena tidak ada jaminan yang bisa kita sita selain kendaraan bermotor. Jika pada saat ditilang pengendara tidak ada dua-duanya yakni STNK dan SIM, maka kendaraan kita tahan,” ujarnya.

Lalu, untuk pembayaran tilang akan dilakukan di bank dan bahkan bisa di pengadilan. Diakui dia juga jumlah kendaraan yang terjaring selama dua kali kurang lebih sama jumlahnya.

Rata-rata yang terjaring razia didominasi pelanggarannya karena tidak memiliki SIM sebab banyak anak di bawah umur dan juga ada juga orang dewasa yang tidak ada SIM.

Bahkan saat ditanyai mengenai waktu pelaksanaan razia, pihaknya berencana akan melakukan razia secara rutin sampai waktu yang ditentukan.

“Kalau memang sudah banyak yang mulai tertib, nanti kita kurangi intensitasnya nanti. Ya palingan kalau sudah tertib kita laksanakan dengan patroli dan sudah tidak razia lagi nanti,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2043 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *