Siaga Khusus Idul Fitri Ditutup, Basarnas Minta Pengusaha Perhatikan Maintenance Speedboat

benuanta.co.id, TARAKAN – Posko siaga Search and Rescue (SAR) khusus Idul Fitri 1444 H resmi ditutup pada 3 Mei 2023 kemarin. Dari serangkaian siaga SAR dievaluasi terdapat dua kejadian yang ditangani oleh Basarnas.

“Yang kita tangani 1 KMM (kejadian membahayakan manusia), mungkin ini di luar arus mudik tapi kejadiannya saat siaga khusus. Kemudian satunya terkait laka laut, speedboat mati mesin di Pulau Bunyu itu,” ungkap Kepala Basarnas Tarakan, Syahril, Jumat (5/5/2023).

Ia melanjutkan, untuk evaluasinya, diharapkan para pemilik jasa angkutan air dapat memperhatikan kondisi mesin. Seperti melakukan maintenance secara berkala pada speedboat yang biasa digunakan untuk mengangkut penumpang.

Baca Juga :  BMKG: Potensi Hujan Terjadi se Kaltara

“Itu sering terjadi. Tadi pagi saya dan rombongan mau ke Nunukan. Saya pakai RIB dan yang lain pakai speedboat itu juga mati mesin dua kali malahan. Itu saran kami lebih memperhatikan maintenance,” lanjutnya.

Pada siaga SAR di tahun ini dinilai aman dan lancar dibandingkan tahun lalu. Pun dengan kejadian menonjol juga cenderung menurun. Terlebih, pemerintah memperpanjang waktu cuti lebaran sehingga arus balik tak sepadat biasanya.

“Hasil secara nasional malah lebih baik. Karena ada rekayasa dari pemerintah yang memperpanjang masa liburan,” tuturnya.

Baca Juga :  140 Umat Buddha Tarakan Rayakan Waisak 2568 BE di Vihara Vajra Bhumi Dwipa

Tak sendiri, Basarnas juga turut terlibat dalam posko lebaran bersama unsur lain di antaranya TNI Polri.

Pengamanan yang pihaknya lakukan menyasar tempat keramaian diantaranya tempat wisata dalam hal ini Pantai Amal, Pelabuhan Malundung, Pelabuhan Tengkayu I, Pelabuhan Ferry Juata Laut dan pasar Gusher.

“Kalau untuk Tarakan sendiri sebenarnya tidak menonjol juga kejadiannya. Di tempat keramaian seperti Pantai Amal juga tidak terlalu ramai pengunjung. Mungkin banyak yang mudik juga,” sambung Syahril.

Disinggung soal alutsista yang pihaknya siagakan, tetap on call 24 jam dan stand by di titik pelabuhan penumpang. Disampaikannya, seluruh aktivitas arus mudik dan balik berjalan dengan lancar.

Baca Juga :  KRIS Diberlakukan Tahun 2025, BPJS Sebut Tak Ada Penghapusan Kelas

“Semua aman dan lancar. Tidak menonjol juga kejadiannya yang berkaitan dengan mudik dan arus balik,” tutupnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2902 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *