Dispora Beberkan Kendala Pengembangan Atlet Berprestasi di Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai salah satu provinsi di Indonesia terus berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia pemuda dan olahraga.

Namun Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara Eka Putra Pramono mengatakan prestasi olahraga Kaltara pada tingkat nasional masih sangat minim

Hal tersebut tergambar pada capaian pada 2 edisi PON terakhir dengan peringkat 27 pada PON Jabar dan peringkat 32 pada PON Papua.

“Dalam konteks olahraga prestasi, perolehan medali menjadi ukuran yang  absolut. Suatu negara atau daerah yang berhasil mendapatkan medali terbanyak, maka merekalah yang dianggap berhasil,” ucapnya Kamis (27/4/2023).

Meski menurutnya, bisa saja diajukan pertanyaan dari mana mereka memperoleh medali tersebut, membina atlet sendiri secara sungguh-sungguh atau mengkapitulasi atlet yang dibina daerah lain.

“Karena dalam laporan Nasional Sport Development Index Tahun 2022 dimensi performa, Kalimantan Utara berada pada peringkat 32 dari 34 Provinsi dengan indeks 0,008, jauh di bawah rata-rata Nasional dengan indeks 0,166,” ungkapnya.

Kata dia, masalah spesifik yang dihadapi Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mencapai target yang ditetapkan oleh Pemprov Kaltara yaitu keterbatasan anggaran pengembangan olahraga setiap tahun.

“Minimnya SDM olahraga yang memiliki prestasi nasional. Belum terbentuknya manajemen kinerja yang efektif sehingga standar pelayanan masih belum meningkat. Belum tersedianya database olahraga. Kurangnya penyelenggaraan pertandingan ditingkat provinsi kabupaten kota. Serta minimnya keikutsertaan dalam even olahraga sekala nasional dan internasional,” ujarnya.

Sehingga pihaknya menjelaskan terobosan inovasi sebagai aksi perubahan untuk mengatasi permasalahan belum meningkat prestasi olahraga di Kaltara maka dilakukan terobosan dengan melaksanakan aksi perubahan.

“Jangka pendek bakal terselenggaranya Kejurnas PPLP Cabor Panahan di Kota Tarakan sebagai aktualisasi penyelenggaraan olahraga terpadu serta tersedianya data base olahraga,” bebernya.

Serta pengawasan pada jangka panjang yaitu meningkatkan kemampuan prestasi atlet olahraga kaltara.

“Untuk menyambut PON XXI di Sumut dan Aceh,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2878 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *