Baznas Targetkan Perolehan Kaltara Berzakat Rp 1,5 M

benuanta.co.id, BULUNGAN – Maksimalkan penerimaan zakat di bulan puasa ramadan ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam waktu dekat akan menggelar Kaltara Berzakat dengan sasaran muzakki (orang yang menunaikan zakat) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai tidak tetap (PTT) Pemerintah Provinsi Kaltara.

Sebelum pelaksanaan Kaltara Berzakat, Baznas Provinsi Kaltara tengah menunggu surat keputusan (SK) Gubernur Kaltara, seperti yang diungkapkan Ketua Baznas Kaltara, Abdulrahman Thalib.

“Kami tinggal menunggu tandatangan pak gubernur. Kemarin kita sudah rencanakan akan kita laksanakan di tanggal 4 April 2023 atau 13 ramadan,” ucap Abdulrahman Thalib kepada benuanta.co.id, Sabtu, 1 April 2023.

Baca Juga :  Ombudsman RI Sambangi Kaltara, Fokus Berikan Penilaian Layanan Publik

Dia mengatakan setelah adanya SK Gubernur, pihaknya akan mengundang seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kaltara.

“Target kita untuk Kaltara Berzakat tahun 2023 sekitar Rp 1,5 miliar. Kalau tahun 2022 itu hanya Rp 700 jutaan dari target Rp 1 miliar,” sebutnya.

Dia menyebutkan Baznas Kaltara memiliki 5 program unggulan di antaranya Kaltara Sehat itu akan menyasar kepada masyarakat miskin untuk diberikan bangunan kesehatan dan pengobatan.

Baca Juga :  Atasi Over Kapasitas di Lapas Nunukan, Gubernur Zainal Bersurat ke Dirjen Kemenkumham

“Di dalamnya juga untuk bantuan bersalin dan bantuan anak kurang gizi,” jelasnya.

Kemudian ada Kaltara Peduli itu berupa pemberian bantuan dampak bencana, bantuan kematian, bantuan orang terlantar, bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan dapur umum. Lalu ada Kaltara Taqwa berupa bantuan mualaf, bantuan kepada pembinaan mualaf.

“Itu juga mencakup bantuan kepada guru ngaji desa terpencil dan bantuan pembinaan da’i dan mubaligh,” ujarnya.

Ada juga program Kaltara Cerdas yakni pemberian bantuan beasiswa muslim, bantuan pendidikan dari jenjang SD, SMP, SMA atau Madrasah bagi warga miskin dan bantuan kepada lembaga pendidikan Islam swasta.

Baca Juga :  Turun ke Lapangan, Harga Rumput Laut Disorot Gubernur

Serta program Kaltara Mandiri berupa bantuan konsumtif kepada warga fakir miskin, bantuan usaha produktif kepada warga miskin, bantuan pengembangan usaha produktif serta tani senyum dan nelayan senyum. “Jadi 5 program unggulan ini untuk menyejahterakan umat,” tutupnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2043 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *