Polresta Bulungan akan Periksa Panitia Lomba Balap Ketinting

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pasca laka sungai yang merenggut nyawa salah satu peserta balap ketinting di Sungai Sekatak, Polresta Bulungan bakal melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap penyelenggara atau panitia lomba balap ketinting tersebut.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Agus Nugraha mengatakan pihaknya akan segera memanggil semua panitia penyelenggara balap ketinting itu untuk mengetahui secara pasti apakah ada kelalaian atau lainnya.

“Akan kita periksa beberapa orang saksi termasuk juga panitia apakah disitu ada kelalaian atau tidak,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin 27 Februari 2023.

Pihaknya belum dapat mengambil kesimpulan, apakah panitia lomba balap ketinting dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Desa Sekatak Buji Ke-77 ada potensi menjadi tersangka karena adanya kelalaian.

Baca Juga :  Kuota Haji Bulungan 88, Biaya Rp 56 Juta per Orang

“Belum tahu (ada tersangka) nanti kita lakukan pendalaman,” tuturnya.

Mantan Wakil Direktur Reskrimsus Polda Kaltara ini menjelaskan terkait izin perlombaan balap ketinting itu ada dan dilakukan di Polsek Sekatak selaku wakil dari Polresta Bulungan.

“Izin sendiri, informasinya mereka ada yang dilakukan di Polsek. Untuk kegiatannya sendiri telah dihentikan,” jelasnya.

Sebelumnya Kapolsek Sekatak, AKP Yulius Heri Subroto mengatakan laka air saat lomba perahu ketinting di Sungai Sekatak terjadi pada hari Ahad 26 Februari 2023 sekira pukul 10.30 wita di Sungai Sekatak RT 001 Desa Sekatak Buji.

“Saat balap ketinting terjadi tabrakan dengan korban bernama Khoirul Anam yang meninggal dunia dan Afendi Roy Saputra usia 33 tahun namun selamat,” ucapnya.

Baca Juga :  Rumah Sakit Abdul Rais Fattah Resmi Beroperasi

Dia menjelaskan jika Khoirul Anam merupakan warga Jalan Pramuka Kelurahan Tanjung Palas Tengah Kecamatan Tanjung Palas, sedangkan Afendi Roy Saputra warga Jalan Aji Ismail Desa Sesayap Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung.

Yulius mengatakan berdasarkan keterangan saksi yang juga sebagai panitia lomba bernama Suardi, saat itu ada 5 perahu ketinting untuk memulai balapan, lalu setelah tikungan pertama korban Afendi dari arah hulu sungai Sekatak dan posisi korban Khoirul berada pada bagian paling belakang.

“Kemudian korban Khoirul mengambil jalur Afendi dan kemudian terjadi tabrakan ketinting antara keduanya. Saksi pun mengambil mobil untuk membawa korban ke Puskesmas Sekatak,” jelasnya.

Baca Juga :  RS Abdul Rais Fattah Layani Pasien BPJS

Setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Sekatak, jenazah korban dibawa ke rumahnya dan dikebumikan di Tanjung Palas. Kata dia menambahkan, jika perlombaan balap ketinting ini di stop.

“Untuk izin perlombaan itu ada, begitu juga izin keramaian dalam rangka HUT Desa Sekatak Buji ada. Panitia akan kita mintai keterangan besok karena masih ke rumah duka,” terangnya.

Untuk diketahui, adapun susunan panitia lomba balap Ketinting dalam rangka HUT 77 Desa Sekatak Buji diantaranya Ketua bernama Asnawi, Sekretaris Suardi, Bendahara Afriansyah dan Humas Mustapa. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *