Pembangunan Sekolah di Bulungan dan Tarakan Ditarget Selesai Juni 2023

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, yang membawahi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) selama di provinsi ke-34 ini telah banyak berkontribusi dan memberikan bantuan kepada pemerintah daerah.

Salah satunya kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan, melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk melakukan peningkatan infrastruktur utama sarana dan prasarana pembangunan gedung.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kaltara Nuris Wahyudi mengatakan kedatangannya menemui Bupati Bulungan, dalam rangka membahas program yang akan berjalan di tahun 2023 ini.

Baca Juga :  SO2 Letusan Gunung Ruang Tak Berdampak pada Cuaca di Kaltara

“Kami tadi bicarakan program kedepan dalam rangka meningkatkan pembangunan infrastruktur yang ada di Kabupaten Bulungan, khususnya di Tanjung Selor sebagai ibukota Provinsi,” ujar Nuris Wahyudi kepada benuanta.co.id, Rabu, 4 Januari 2023.

Lanjutnya, program yang dibawakan harus sinkron dengan program pemerintah daerah baik Bulungan maupun Kaltara.

“Tujuannya agar Bulungan lebih maju,” bebernya.

Dia menjelaskan program yang akan dijalankan di tahun 2023 ini, merupakan lanjutan pembangunan di tahun 2022 lalu yakni peningkatan bangunan sekolah baik sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP).

Baca Juga :  DPMD Kaltara Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi

“Kami masih melanjutkan pembangunan sekolah di beberapa lokasi di Bulungan seperti Sekatak, Peso Hilir dan Tanjung Palas serta di Kota Tarakan,” ucapnya.

Nuris merincikan untuk pembangunan sekolah di Sekatak ada 2 unit yakni SDN 009 Sekatak dan SDN 006 Sekatak, di Kecamatan Peso Hilir diantaranya SDN 003 Peso Hilir dan SDN 004 Peso Hilir serta SMPN Peso Hilir. Kemudian di Kecamatan Tanjung Palas berupa peningkatan bangunan SMP.

“Tarakan itu ada 2 unit sekolah, satu di Mamburungan satunya di Karang Anyar. Jadi ini semua sambungan dari tahun 2022, merupakan multi years kontrak,” tuturnya.

Baca Juga :  Siaga SAR Khusus Lebaran 2024, Terdapat Satu Kejadian Menonjol

Kata dia, di tahun ini pembangunan sekolah tersebut akan selesai dan segera diserahkan kembali ke pemerintah daerah. Tujuannya sendiri agar sekolah yang di bangun ini lebih representatif untuk digunakan belajar.

“Kita harap anak-anak di Bulungan memiliki sekolah yang lebih baik. Progresnya sampai saat ini pembangunan mencapai 50 persen, mudah-mudahan secepatnya selesai, target kita Juni selesai,” terangnya.

Anggaran yang digunakan sebesar Rp 30 miliar, tak hanya rehap ruang kelas baru (RKB) tapi juga landscape, water closed (WC) dan rumah guru. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *