Hujan Diprediksi Malam Hari, Warga Diminta Waspadai Longsor dan Banjir

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memberikan peringatan dini atas prakiraan cuaca yakni hujan disertai petir yang diprediksi terjadi pada malam hari, Senin (16/5/2022). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mengimbau warga untuk selalu waspada.

Prakirawan BMKG Tarakan, Totok Dwi Sucahyanto, A.Md mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG Kota Tarakan berpotensi hujan disertai petir, hujan lebat dan hujan ringan dari malam hingga pagi.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

“Pada malam ini diperkirakan akan terjadi hujan disertai petir pada pukul 20.00 WITA, kemudian hujan lebat 23.00 WITA, hujan disertai petir 02.00 WITA, berawan tebal pukul 02.00 WITA dan hujan ringan 08.00 WITA,” ungkap Prakirawan BMKG Tarakan itu.

Baca Juga :  Arus Balik Padati Dermaga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan 

Menurut BMKG Tarakan, cuaca menunjukkan hujan ringan akan terjadi hingga pagi pukul 08.00 WITA.

Prediksi cuaca tersebut ditujukan untuk semua kecamatan di Kota Tarakan yakni Tarakan Utara, Tarakan Timur, Tarakan Tengah dan Tarakan Barat serta berlaku hingga Selasa, 17 Mei 2022 pukul 08.00 WITA.

Sementara itu, suhu udara diperkirakan sekitar 24-30 derajat Celsius, kecepatan angin 20 kilometer per jam dan kelembapan 80-90 %.

Baca Juga :  Arus Balik di Bandara Juwata Tarakan Meningkat dari Tahun Lalu

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan pun bersiaga dengan cuaca yang kerap memungkinkan hujan dalam sepekan ini.

“Untuk kondisi Kota Tarakan minggu ini sesuai dengan rilis peringatan dini dari BMKG bahwa potensi cuaca yang terjadi justru mengarah pada terbentuknya awan dan dimungkinkan terjadi hujan ringan hingga lebat, sedangkan nilai potensi kekeringan kecil,” ucap Kepala Seksi Pencegahan BPBD Tarakan, Budi Soenjoto.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Kepolisian Tak Temukan Calo Tiket Pelni

Tak luput untuk bersiaga, BPBD pun mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak yang potensi terjadi pada musim hujan ini. Ancaman bencana itu diprediksi BPBD Tarakan yakni tanah longsor, banjir dan pohon tumbang.

“Sehingga perlu masyarakat tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrim tersebut karena dampak yang ditimbulkan dapat berupa tanah longsor, banjir dan pohon tumbang,” tambah Budi.(*) 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *