oleh

Catat! Masuk Bulungan Wajib Perlihatkan Kartu Vaksin dan Tes Antigen

benuanta.co.id, BULUNGAN – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah tengah melakukan pembahasan regulasi. Khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan yang mulai menggodok pemberlakuan kebijakan pintu masuk Bulungan diperketat.

Kebijakan ini dibahas Bupati Bulungan Syarwani bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bulungan.

“Ke depan kita akan melakukan pemberlakuan masuk dan keluar Bulungan. Minimal memperlihatkan kartu vaksin dan tes antigen,” ujar Syarwani kepada benuanta.co.id, Rabu 7 Desember 2021 kemarin.

Pembiayaan tes antigen sendiri akan disiapkan oleh pemerintah. Tujuannya supaya petugas dapat melakukan tresing jika ada pelaku perjalanan yang masuk kondisi aman tentu diberikan kesempatan untuk lewat. Namun beda jika dalam pelaksanaan pengecekan petugas ditemukan adanya yang positif, akan dilakukan pemulangan.

Baca Juga :  Herman Meninggal Pasca Vaksin, Keluarga Minta Tak Lagi Terjadi

“Kami sudah siapkan, kita ingin tahu siapa yang terpapar. Jika ditemukan positif saat tresing tentu kasihan daerah yang dituju,” katanya.

Jika Bulungan saat ini diberlakukan PPKM level 1 atau apapun jenis levelnya, ketika menghadapi event besar keagamaan di masa pandemi Covid-19, dirinya meminta semua waspada.

“Makanya saat perjalanan ditemukan belum vaksin, saya minta agar di vaksin. Kita buka gerai vaksin yang ditempatkan di fasilitas publik terutama di bagian kedatangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Melawan, Pencuri 17 Ekor Sapi dapat Hadiah Timah Panas Polisi

Aturan ini diberlakukan di semua pintu masuk transportasi baik darat, udara maupun perairan. Pintu masuk darat ada di batas Bulungan Berau dan Bulungan Tana Tidung. Sedangkan pintu masuk melalui udara ada di Bandara Tanjung Harapan, dan pintu masuk lewat perairan ada di pelabuhan Kayan 2 dan Kulteka.

“Saya juga sudah menyinggung para kepala desa agar tidak mengendorkan PPKM di tingkat desa. Pintu-pintu masuk diperketat,” tegasnya.

Baca Juga :  RSD Soemarno Sosroatmodjo Pastikan Penyebab Herman Meninggal Dunia Bukan Karena Vaksin

Perbatasan Berau-Bulungan sebelum penerapan akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Kaltara. Karena hal ini merupakan di tingkat provinsi. Beberapa titik pintu masuk Bulungan juga akan ditempatkan petugas untuk menjaga.

“Saya sudah perintahkan kepada Kalak BPBD Bulungan untuk berkomunikasi dengan BPBD Kaltara. Termasuk pelibatan petugas dari TNI Polri,” terangnya.

Syarwani menambahkan saat perayaan Nataru, akan menerjunkan petugas BPBD dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk mengawal jalannya Nataru. (*)

Reporter : Ramli

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *