benuanta.co.id, BULUNGAN – Wakil Ketua DPRD Kaltara Muddain mengatakan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga Kalimantan Utara (Kaltara) terkait penolakan transmigrasi dari luar Kaltara ke DPR RI dan ke Kementerian Trasmigrasi.
Seperti diketahui selain ke Kantor Gubernur Kaltara, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Asli Kaltara juga melakukan aksi damai di Kantor DPRD.
Kegiatan aksi damai tersebut diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muddain, dan didampingi oleh sejumlah aanggot Dewan. Seperti Listiani, Tamara Moriska, Muhammad Nasir, Saleh, Ladullah, Alimuddin, Herman, Robinson Tadem, Hendri Tuwi dan beberapa lainnya.
Ada beberapa poin penting aspirasi yang disampaikan oleh 28 kelompok masyarakat tersebut. Di antaranya, menolak keras program transmigrasi dari luar Kaltara, meminta pemerintah terlebih dahulu memperhatikan kesejahteraan masyarakat adat/lokal yang ada di Kaltara, serta mendukung penuh gugatan undang-undang (UU) Transmigrasi di Mahkamah Konstitusi (MK).
Menanggapi aksi damai tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltara Muddain, memberikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib. Dia ini juga menyampaikan bahwa DPRD Kaltara menerima seluruh aspirasi yang telah disampaikan dan akan meneruskannya kepada DPR RI dan Kementerian Transmigrasi di Jakarta.
“Seluruh tuntutan diterima secara terbuka oleh DPRD Provinsi Kaltara dan diharapkan dapat menjadi masukan dalam perumusan kebijakan yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat lokal,” sebutnya, Selasa (5/8/2025).
Sebagai bentuk komitmen dan pernyataan sikap DPRD Kaltara untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat tersebut, dilakukan penandatanganan oleh ketua Lembaga Ormas Adat dan Pimpinan DPRD Kaltara
Sama halnya di Kantor Gubernur Kaltara, aksi damai di Gedung DPRD Kaltara juga berjalan aman dan tertib. Sejumlah personel Polda Kaltara tampakmelakukan pengamanan terhadap aksi demonstrasi damai ini. (*)
Reporter: Ikke
Editor: Yogi Wibawa







