benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong kegiatan olahraga masyarakat tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Dispora Kaltara Bustan, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) dalam berbagai kegiatan, termasuk Sport Festival untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kaltara.
Menurut Bustan, kegiatan olahraga masyarakat menjadi salah satu cara untuk mengubah kebiasaan masyarakat agar lebih aktif bergerak. Melalui aktivitas yang sederhana dan mudah diikuti, masyarakat diharapkan semakin tertarik menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Bahasa saya, masyarakat yang sebelumnya mungkin belum sempat berolahraga atau masih mager, kita dorong agar mulai bergerak dan akhirnya gemar berolahraga,” ujar Bustan.
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Kormi menjadi bagian penting dalam memperluas partisipasi masyarakat. Kegiatan olahraga yang digelar melibatkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltara, bahkan diikuti peserta dari luar daerah, seperti Kalimantan Timur.
Bustan menilai partisipasi tersebut menjadi hal positif karena olahraga masyarakat dapat menjadi ruang berkumpul sekaligus mempererat interaksi antar komunitas.
Dispora Kaltara juga berupaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan olahraga melalui fasilitasi dan kerja sama dengan berbagai pihak. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang berolahraga, diharapkan tingkat partisipasi olahraga di Kaltara terus meningkat.
Namun menurut Bustan, manfaat kegiatan olahraga tidak berhenti pada aspek kesehatan. Aktivitas tersebut juga dinilai memiliki peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Karena itu, ia mendorong agar setiap kegiatan olahraga yang diselenggarakan turut menyediakan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka.
“Kita tidak hanya ingin masyarakat Kaltara gemar berolahraga, tetapi juga ada dampak ikutannya terhadap ekonomi, misalnya UMKM. Kita coba sediakan ruang agar UMKM bisa ikut tumbuh dan naik kelas,” katanya.
Bustan menambahkan, keterlibatan UMKM diharapkan tidak hanya terpusat pada kegiatan di satu lokasi. Ke depan, setiap kegiatan olahraga yang digelar di berbagai wilayah, seperti Bulungan, Tarakan, Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung, diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pelaku usaha setempat untuk berpartisipasi.
Menurutnya, pola kolaborasi tersebut dapat menciptakan manfaat yang lebih luas. Masyarakat memperoleh ruang untuk berolahraga, sementara pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memperkenalkan produk dan meningkatkan penjualan.
“Setiap kita melaksanakan kegiatan olahraga, saya minta ada ruang bagi pelaku UMKM. Jadi, kegiatan olahraga ini memiliki efek berganda, bukan hanya bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga bagi perekonomian,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







