benuanta.co.id, BULUNGAN – Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum menanggapi permintaan Lembaga Adat Kesultanan Bulungan agar melakukan upaya pemindahan ibukota Kabupaten Bulungan ke Kecamatan Tanjung Palas.
Gubernur Kaltara pun telah membuat surat yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera dibentuk daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor.
“Hari ini saya menandatangani surat ditujukan kepada bapak Presiden, agar ibukota Kaltara yang terletak di Tanjung Selor bisa disetujui oleh Presiden,” ucap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang kepada benuanta.co.id, Senin 27 Desember 2021.
Jika Kecamatan Tanjung Selor disetujui, maka secara otomatis ibukota Kabupaten Bulungan akan berpindah ke Kecamatan Tanjung Palas. Pasalnya Tanjung Palas memiliki sejarah panjang awalnya sebuah kepemimpinan.
“Jika sudah ada keputusan maka otomatis ibukota Kabupaten Bulungan pindah ke Tanjung Palas,” ujarnya.
Zainal mengatakan, tak ada tempat lain yang akan dituju untuk ibukota Kabupaten Bulungan selain Tanjung Palas. Pertimbangannya sendiri adalah Tanjung Palas memiliki banyak sejarah, karena sejak tahun 1717 hingga 1958 pusat pemerintahan berada di Kecamatan Tanjung Palas.
“Pertimbangannya karena sejarah yakni kerajaan Bulungan, kemudian juga beberapa struktur yang sudah terbangun di Tanjung Palas. maka lebih memudahkan terbangunnya ibukota Kabupaten Bulungan,” paparnya.
Bentuk dukungan pemerintah terhadap rencana pemindahan ibukota Kabupaten Bulungan ke Kecamatan Tanjung Palas. Maka pembiayaan untuk melengkapi infrastruktur ibukota Kabupaten ini akan diajukan kepada pemerintah pusat. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Matthew Gregori Nusa







